Membangun Kebersamaan Masyarakat Ohoi Faan Lewat Hiburan Malam Minggu

Category: Sosial

 

Persatuan dan kebersamaan masyarakat dalam sebuah ohoi menentukan berhasil atau tidaknya proses pembangunan dan pemberdayaan. Hal ini disadari sungguh oleh Pemerintah Ohoi Faan. Dengan mengupayakan kebersamaan melalui hiburan malam mingguan, Ohoi Faan diharapkan dapat menata kehidupan yang lebih baik.

 Masyarakat Faan - Kebersamaan malam Minggu - 061119 - Pemo Faan

Suasana kegiatan hiburan malam Minggu di Ohoi Faan (Foto: Dok. Pemo Faan).

 

Langgur, suaradamai.com – Ohoi Faan, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara merupakan salah satu ohoi dengan corak pemerintahan yang sedikit berbeda dengan kebanyakan ohoi di Kepulauan Kei pada umumnya. Sebagai ohoi rat yang menjadi induk dari Ratschaap Ohoilim Tahit, Ohoi Faan selain diduduki seorang Rat (Raja), juga dikepalai oleh Orang Kai. Realitas ini jelas berbeda dengan ohoi rat lainnya di Kepulauan Kei yang diduduki seorang Rat yang menjabat sekaligus sebagai kepala pemerintahan ohoi. Terdapat pula ohoi rat yang diduduki oleh seorang rat namun kepala pemerintahan ohoinya dikepalai oleh seorang soa.

Kendati demikian, tantangan terbesar masyarakat Ohoi Faan terletak pada hidup kebersamaan mereka sebagai satu komunitas bal rakyat. Beberapa waktu lalu, masyarakat Ohoi Faan terkesan hidup terkotak-kotak karena adanya perbedaan pemahaman. Hal ini diakui oleh Penjabat Kepala Ohoi Faan Gabriel Renwarin. Renwarin mengakui bahwa corak hidup masyarakat seperti ini kemudian berdampak pada kurangnya partisipasi aktif dari masyarakat terhadap setiap aktifitas yang bertujuan demi pembangunan ohoi.

“Di Faan, sebelum kami menjabat sebagai pemerintah ohoi, masyarakat itu hidup terkotak-kotak. Jadi untuk partisipasi masyarakat dalam kegiatan ohoi, seperti kegiatan pembangunan gereja dan pekerjaan umum lainnya itu, pastisipasinya sangat kurang,” ungkap Renwarin ketika ditemui Pilar Timur/suaradamai.com di kediamannya beberapa waktu lalu (06/11/2019).

 

Baca juga: Ohoi Wab Ngufar Bangun Akses Infokom Berbasis Teknologi

 

Realitas hidup masyarakat Ohoi Faan diakui Renwarin menjadi tantangan tersendiri baginya sejak ditunjuk oleh pemerintah daerah sebagai Penjabat Pemerintah Ohoi Faan. Kepada media ini Renwarin mengungkapkan bahwa langkah pertama yang diambil untuk menjawab tantangan di Ohoi Faan adalah mengupayakan cara dan kiat terbaik untuk mempersatukan masyarakat yang terkotak-kotak.

“Jadi kami mencari kiat-kiat yang cocok dan pas yang bisa menggerakkan kembali masyarakat untuk merasa memiliki kampung, lebih lagi mencintai ohoi dan kemudian dapat berbuat sesuatu untuk kampung,” ungkap Renwarin.

 

Baca juga: Ohoinangan Atas Realisasikan Program Bedah Rutilahu dengan Sistem Maren

 

Berbagai cara dan pendekatan diupayakan. Salah satu kiat yang dilakukan pemerintah ohoi adalah melalui penetapan malam hiburan yang dijadwalkan dilaksanakan pada setiap malam Minggu. Berbagai bentuk suguhan hiburan dengan menampilkan kesenian tradisional dan modern dipakai dengan tujuan mengundang partisipasi dan kebersamaan masyarakat Ohoi Faan. Progres kebersamaan masyarakat Ohoi Faan melalui hiburan malam minggu yang telah dilakukan beberapa kali kemudian berbuah manis. Naiknya tingkat kebersamaan masyarakat diakui oleh Renwarin.

“Progres partisipasi masyarakat selalu naik. Ketika awalnya hanya kelompok kecil, saat ini sudah lebih banyak. Partisipasi dalam kelompok lingkungan dan komunitas lainnya, dibentuk untuk mengisi kegiatan setiap malam minggu. Mulai dari anak2 paut, anak TK, SD, Remaja, OMK dan dewasa dengan tarian, puisi. menggu lalu kita tampil dengan lagu-lagu rakyat yang memang asli Faan yang diciptakan oleh beberapa komponis Faan,” tutur Renwarin.

 

Baca juga: Ohoi Wermav Alokasikan Dana Desa Bangun Jalan Aspal

 

Seremonial ohoi yang dikemas dalam kegiatan malam minggu juga berdampak positif dengan ditemukannya bakat-bakat potensial masyarakat dalam hal seni. Lebih dari itu, partisipasi masyarakat dalam setiap aktifitas pembangunan di ohoi juga mulai terlihat. Dukungan terhadap setiap program pemerintah ohoi dari masyarakat pun terus mengalir. Masyarakat pun tampak mulai berbaur dan mengesampingkan perbedaan pandangan yang selama ini menjadi jurang pemisah di Ohoi Faan.

“Gerakan ini kita buat untuk menghimpun kembali warga masyarakat secara komunitas besar. Kemarin (beberapa waktu lalu, -red) sebelum melakukan kegiatan pembangunan, kita ketemu dengan marga-marga besar di kampung ini dan sambutan mereka sangat baik. Mereka mendukung semua kegiatan pembangunan yang ada di ohoi. Progres keterlibatan meningkat, lalu muncul kebersamaan. Semuanya mulai saling berbaur satu dengan yang lain,” tutup Renwarin. (pietres/NR)

 

Pj. Kepo Faan gabriel Renwarin

Penjabat Kepala Ohoi Faan Gabriel Renwarin (Foto: Dok. Pribadi)