Maluku Tuan Rumah Peringatan Bulan PRB 2020

Category: Sosial

 

Peringatan bulan Penanggulangan Resiko Bencana (PRB) merupakan sarana untuk memperkuat pemahaman pemerintah, lembaga usaha dan masyarakat terhadap aktifitas PRB sebagai investasi untuk ketangguhan.

Kepala BNPB RI Doni Mohnardo bersiap menyerahkan Bendera Pataka PRB kepada Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy -131019 - Chintia

Kepala BNPB RI Doni Mohnardo bersiap menyerahkan Bendera Pataka PRB kepada Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy (Foto: Chintia Samangun).

 

Ambon, suaradamai.com – Provinsi Maluku didaulat sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan peringatan bulan Penanggulangan Resiko Bencana (PRB). Penetapan ini didasarkan pada surat Kepala BNPB RI nomor B-1394KA.BNPBPK.01.01102019, tanggal 11 Oktober 2019.

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menerima Pataka Bulan Pengurangan Resiko Bencana yang diserahkan langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI Doni Mohnardo, di Ballroom Novhotel, Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Minggu (13/10/2019).

Usai menerima bendera Pataka, Wali Kota Richard, mengungkapkan kalau dirinya mewakili Gubernur Maluku Murad Ismail di ajang ini. Dengan demikian, sekembalinya dari kegiatan ini, Wali Kota akan melaporkan keseluruhannya kepada Gubernur Maluku.

“Semalam saya dihubungi pak Sekda Maluku, menyampaikan bahwa pak Gubernur memberikan kepercayaan kepada saya untuk mewakili beliau,” tandas Wali Kota Richard.

Di Indonesia, peringatan pengurangan resiko bencana dilaksanakan selama bulan Oktober. Peringatan bulan PRB Nasional sudah dilakukan sejak tahun 2013. Peringatan Bulan PRB Nasional ini telah berlangsung di beberapa kota di antaranya Mataram NTB, Bengkulu Provinsi Bengkulu, Surakarta Jawa Tengah, Manado Sulawesi Utara, Sorong Papua Barat dan Medan Sumatera Utara. Dan dalam tahun 2020 mendatang, Maluku kebagian jatah tersebut.

Hal itu bertujuan agar setiap daerah di republik ini dapat mengkampanyekan budaya pengurangan resiko bencana oleh semua pihak. Selain itu, yang lebih penting adalah peringatan bulan PRB merupakan sarana untuk memperkuat pemahaman pemerintah, lembaga usaha dan masyarakat terhadap aktifitas PRB sebagai investasi untuk ketangguhan.

Acara ini melibatkan para kepala daerah se-Indonesia, DPR/DPD/DPRD, kementerian atau lembaga, SKPD provinsi dan kabupaten/kota, organisasi daerah, nasional dan internasional, forum PRB, praktisi kebencanaan, perguruan tinggi, lembaga usaha dan organisasi masyarakat. (chintiasamangun/NR)