Kubah Masjid dan Tiga Rumah Warga Rusak Parah Dihantam Puting Beliung. Bupati Ambil Sikap

Category: Sosial

Penulis Gerry Ngamel, penyunting Linus Remetwa

Puting Beliung Hantam Dudunwahan

Kubah Masjid yang rusak akibat hantaman angin puting beliung di Ohoi Dunwahan (Foto. Gerry Ngamel)

 

Langgur, suaradamai.com – Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang Ohoi Dudunwahan, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), siang tadi (24/1/19).

Bersama dengan seorang warga setempat yang dipercayakan Kepala Ohoi, awak media ini melakukan pantauan langsung di lokasi kejadian. Peristiwa tersebut menyebabkan satu buah tiang listrik tumbang dan tiga rumah warga mengalami kerusakan, diantaranya satu rumah rusak parah, satu rumah papan bergeser dari fondasinya, sedangkan yang satunya lagi, atap rumah (asbes) bagian kiri jatuh dan rusak. Bahkan peristiwa tersebut juga mengakibatkan kubah Masjid roboh. Selain itu, ada satu rumah lainnya yang sementara dalam proses pembangunan, punya satu tiang penyangga bangunan roboh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Puting Beliung Hantam Dudunwahan 6

Tiang penyangga bangunan roboh (Foto. Gerry Ngamel)

 

Saat ditemui suaradamai.com, Ahmad Balyanan (57) menceritakan kronologi persitiwa tersebut.

“Saat kejadian saya berada dalam rumah. Tapi saat medengar bunyi, sekitar pukul 12.10 WIT, Saya langsung menuju ke arah bunyi itu. Ternyata sampai di tempat itu, saya melihat bubungan rumah salah satu warga terangkat jauh ke atas dari badan rumahnya, kira-kira 2 meter, lalu jatuh hancur di tanah. Pada saat bersamaan, kubah mesjid terbang ke atas dan langsung jatuh ke bawah, dan hancur berantakan,” tuturnya.

Di tempat terpisah, Siwaria Lefteuw menuturkan, dia juga berada di dalam rumah saat angin kencang dan hujan deras. Berapa lama kemudian, rumah mulai bergoyang, diapun lari keluar. Saat di luar, dia lihat badan rumahnya sudah bergeser dari fondasi, kira-kira 30 cm.

Puting Beliung Hantam Dudunwahan 2

Badan Rumah yang bergeser dari Fondasi (Foto. Gerry Ngamel)

Puting Beliung Hantam Dudunwahan 3

(Foto. Gerry Ngamel)

 

Selain itu, Kenut Lefteuw, adalah pemilik rumah yang mengalami kerusakan terparah. Dirinya tidak di rumah saat kejadian. Setelah mendengar kejadian yang menimpa rumahnya, dia langsung berlari pulang.

“Sampai di rumah, dengan perasaan yang sedih, saya lihat atap rumah sudah jatuh, hancur di tanah,” tuturnya sedih.

Puting Beliung Hantam Dudunwahan 4

TNI bersama warga membantu membersihkan serpihan bangunan yang hancur. (Foto. Gerry Ngamel)

 

Suaradamai.com juga mewawancarai Sersan Satu (Sertu) Kifli Rahakbauw, salah satu anggota TNI yang bertugas di Ohoi itu. Rahakbauw mengatakan, setelah mendengar kejadian, dia langsung melapor pada pimpinannya. Dia lalu bersama rekannya dan seorang warga turut membantu mengangkat keluar puing-puing atap rumah dan tiang listrik yang jatuh.

Sementara itu, Kepala Ohoi Dudunwahan Hamzah Lefteuw mengungkapkan keprihatinannya atas peristiwa tersebut. Lefteuw katakan, dirinya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memulihkan kembali rumah-rumah warga dan kubah mesjid yang rusak.

Lefteuw ungkap, mendengar kejadian ini, tak lama kemudian Bupati Malra M. Thaher Hanubun mengambil tindak cepat tanggap dengan meninjau langsung lokasi kejadian.

“Atas kejadian ini, saya sudah langsung berkonsultasi dengan pihak-pihak terkait, khususnya badan penaggulangan bencana, Dinas Pekerjaan umum, dan bapak Bupati. Dan pada pukul 14.30 sore tadi, Bapak Bupati berserta rombongan dari dinas-dinas terkait sudah langsung turun ke tempat kejadian dan melihat kondisi rumah-rumah dan kubah Masjid yang rusak,” terang Lefteuw.

Lefteuw ungkap, Bupati memintanya untuk menutup bagian atas bangunan Masjid untuk sementara waktu, dan Bupati janji akan dibangun kembali pada tahun depan.

“Dinas PU sudah menyuruh kami besok mengantarkan bukti dokumentasi rumah dan kubah mesjid yang rusak untuk diproses selanjutnya, guna perbaikan kembali rumah-rumah warga,” imbuh Lefteuw.

 

Berita lainnya:

Wali Kota Tual: Jangan Gadai Sertifikat Tanah untuk Beli Barang Konsumtif

Tingkatkan Solidaritas Orang Timur, IMAT Akan Gelar Turnamen Futsal se-Jabodetabek

Pemkot Tual Sambut Positif Program Rekrutmen P3K dari Pemerintah Pusat

Terhubung 60 Persen, 40 Persen Jalan Kondisi Mantap

Bupati Malra: Kalau Ketemu Saya pada Hari Jumat, Harus Berbahasa Kei