Bupati Hanubun Ingin Dinas Terkait Beradaptasi Dengan Revolusi Industri 4.0

Category: Maluku Tenggara

 

Reporter: Ella Kudubun. Editor: Nick Renleuw

Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun 2

Bupati Malra M. Thaher Hanubun. (Dok. Humas Malra)

 

Langgur, suaradamai.com – Gerakan Nasional masih membudayakan kewirausahaan dan menjadi konsentrasi pemerintah sejak dikeluarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1995. Hal ini berarti bahwa pemerintah memandang usaha kecil dan menengah memainkan peran yang sangat penting dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi bangsa yang dari tahun ke tahun terus berkembang baik.

Demikian disampaikan Bupati Maluku Tenggara Drs. M. Thaher Hanubun ketika membuka acara Penyerahan Bantuan Modal Kepada Wirausaha Pemula di Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2019. Kegiatan berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Malra pada Rabu (31/07/2019) pagi.

“Deputi Bidang Pembiayaan Kementrian Koperasi dan UKM telah mengambil langkah untuk mendukung modal awal yang bersumber dari bantuan pemerintah melalui pelaksanaan-pelaksanaan bantuan pemerintah bagi wirausaha pemula, dimana Maluku Tenggara pada tahun ini turut mendapat perhatian pemerintah,” ungkapnya.

Bupati Hanubun menyampaikan bahwa dirinya menyambut baik dan mengapresiasi jajaran Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Maluku Tenggara yang telah mengupayakan adanya bantuan ini bagi wirausaha pemula di Kabupaten Maluku Tenggara.

Bupati bersama para penerima modal usaha dari Pempus

Bupati Malra Drs. M. Thaher Hanubun (kiri) didampingi Plt. Sekda (kedua dari kanan) dan Kadis Koperasi dan UKM Malra (Kanan) bersama perwakilan para penerima bantuan (Foto: Ella Kudubun).

 

Menurutnya, ada beberapa hal penting yang harus menjadi perhatian bersama, lebih khusus bagi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Maluku Tenggara, yakni; pertama, menyiapkan data yang akurat terkait objek penerima bantuan sehingga diketahui berapa banyak wirausaha pemula yang membutuhkan intervensi modal awal.

Yang kedua,sambungnya, memprioritaskan wirausaha pemula yang berada di ohoi-ohoi sehingga pembangunan Kabupaten Maluku Tenggara di ohoi dapat terwujud. Yang ke tiga, tambahnya, jajaran dinas koperasi dan UKM agar lebih proaktif dalam mengupayakan peningkatan jumlah penerimaan bantuan di tahun yang akan datang.

Bupati Hanubun menegaskan, jajaran Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perinda dan Dinas lain yang berkaitan, agar dapat menyesuaikan diri dan tidak boleh tertinggal dengan perkembangan revolusi industri 4.0 di mana pemanfaatan teknologi informasi dalam bentuk e-comerce dapat dikembangkan dalam upaya meningkatkan derajat ekonomi di masyarakat.

Ia mengingatkan kepada masyarakat penerima bantuan, agar dapat benar-benar memanfaatkan bantuan yang di berikan pemerintah dengan bijak. “Ini hanya stimulan jangan sampai tergantung dengan hal ini. Perlu inovasi dan strategi dalam menata usaha agar dapat berkembang dan jangan mudah menyerah,” pesannya.

Di akhir sambutannya, Hanubun berharap semoga bantuan ini membawa manfaat bagi pengembangan usaha kecil masyarakat.