Manfaat ADD dan Nilai Pemberdayaan

Category: Ekonomi & Pembangunan

 

Penulis: Tarsy Temorubun. Editor: Nick Renleuw

Dana Desa

 

Rahareng Atas (Elat), suaradamai.com – Jika dicermati secara seksama, sejak bergulirnya Dana Desa dari tahun 2015 hingga kini (kurang lebih 5 tahun) ternyata banyak nilai yang terkandung di dalamnya apalagi bila dikelola secara baik. Demikian hal ini disampaikan Kepala Ohoi (Desa) Rahareng Atas Rony Ohoiner (41) kepada Wartawan Pilar Timur di Rahareng Atas belom lama ini.

Ohoiner menjelaskan, manfaat tersebut selain terlihat dari adanya kemajuan pembangunan fisik di ohoi-ohoi, juga membantu mendorong nilai tambah ekonomi warga. Lebih lanjut ia mengisahkan bahwa bahkan di antara warganya yang tinggal kota, ada yang kembali mencari nafkah di kampung melalui program kegiatan dari dana desa.

Selain itu, tambahnya, pengelolaan dana desa yang baik juga mengandung nilai pengetahuan karena warga diajar bagaima ikut merencanakan, melaksanakan, mengawasi dan mengevaluasi serta membuat pelaporan terhadap sebuah kegiatan.

“Kami lihat ada perubahan sekali karena dengan adanya dana desa, tong lihat ada perubahan pembangunan, masyarakat ikut bekerja, uang beredar di dalam kampung, masyarakat juga ikut dalam merencanakan kegiatan, dan juga bisa buat pelaporan, bahkan ada orang dari kampung ini yang tinggal di kota kembali ke kampung cari uang di kegiatan dana desa,” ujar Rony optimis.

Di tempat terpisah baik Kepala Ohoi Wulurat Denis Sarkol maupun Pejabat Kepala Ohoi Ohoilim Bernardus Belyanan kepada Wartawan Pilar Timur belum lama ini, juga berpandangan yang sama. Menurutnya, melalui dana desa ada pola pemberdayaan seperti adanya penyerapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di setiap ohoi, serta ada juga unsur pembelajaran, karena masyarakat kemudian memiliki pengetahuan akan sesuatu yang sebelumnya mereka tidak tahu.