Warga Pertanyakan Kelanjutan Pembangunan Dermaga Feri Elat

Category: Ekonomi & Pembangunan

 

Reporter/Penulis Tarsy Temorubun, editor Labes Remetwa

Lokasi pembangunan dermaga Feri Elat

Lokasi pembangunan dermaga Feri Elat. (Foto. Tarsy Temorubun)

 

Elat, suaradamai.com – Dermaga Feri Wakol – Elat Kecamatan Kei Besar Kabupaten Maluku Tenggara terkesan terbengkalai. Warga pun angkat bicara.

Suaradamai.com menjumpai sejumlah warga dan juga Kepala Dinas Perhubungan Malra.

Kepada Wartawan media ini di Elat, Senin (1/7), Warga Ohoi Fako Manu Lutur mengatakan, lahan pembangunan Dermaga Feri disiapkan sejak tahun anggaran 2017, namun sampai saat ini tidak ada kejelasan tentang perkembangan pembangunannya.

“Bung coba cek tempat yang dong (mereka) kasih kering sana. Itu dong mau bangun Dermaga Feri tapi dong sudah atur bagaimana tu, dong bangun lanjut lai ka seng (atau tidak)? Waktu dibangun, bersamaan dengan dermaga Feri yang di Dobo. Yang sana (Dobo) sudah selesai, yang ini (Elat), belum,” ujar Manu sambil menunjuk lokasi dermaga yang hendak dibangun.

Di tempat terpisah Zakaris Borlak dari Ohoi Waur kepada media ini mengatakan, dermaga feri sangat dibutuhkan masyarakat Kei Besar. Dia berharap, Dermaga Feri segera rampung untuk mengurangi biaya tambahan saat masyarakat beraktivitas.

“Sekarang, sudah saatnya pelabuhan feri harus ada di Elat, apalagi sudah lama feri masuk di sini. Ini kan lucu, kasihan kalau orang kasih naik atau kasih turun dong pu motor, dong musti bayar mahal-mahal, ada yang bayar Rp50 ribu ada juga yang sampai Rp100 ribu, tergantung”, ungkap Borlak.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Maluku Tenggara, Drs. Nani Renmaur kepada Wartawan media ini melalui pesan singkat WhatsApp (WA), Kamis (4/7) mengaku bahwa dirinya sedang berada di luar daerah dalam ragka pengurusan proyek tersebut.

Zakarias dan Manu berharap agar Pemkab Malra segera menyelesaikan pembangunan Dermaga Feri Elat guna menjamin kelancaran arus penumpang dan angkutan barang dari dan ke wilayah Kei Besar.