Breaking News

Distan Malra Terapkan Tek...

Selayang Pandang Tarian T...

Puskesmas dan Tenaga Kese...

Pendidikan

LPMP Maluku: Mutu Pendidikan di Malra Belum Capai Kriteria Keberhasilan

Print
Category: Pendidikan
User Rating:  / 0

 

Penulis: Piet Res. Editor: Nick Renleuw

 

Peningkatan dan penjaminan mutu pendidikan di Maluku Tenggara merupakan tanggungjawab setiap komponen di satuan pendidikan. Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malra diharapkan untuk semakin giat memajukan dunia pendidikan di Bumi Larvul Ngabal.

Penandatanganan Laporan Mutu Pendidikan di Malra

Ketua LPMP Provinsi Maluku H. Achli Jasmin ketika menandatangani Laporan Pemetaan Mutu Pendidikan Maluku Tenggara disaksikan Bupati Drs. M. Thaher Hanubun (Foto: Piet Res).

 

Langgur, suaradamai.com – Melalui pelaksanaan Diseminasi Pemetaan Mutu Pendidikan Dasar Hingga Menengah di Kabupaten Maluku Tenggara pada Selasa (06/07/19) lalu, ditemukan fakta bahwa mutu pendidikan dasar hingga menengah belum memuaskan. Sesuai dengan data yang diperoleh dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Maluku, rata-rata jenjang pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara berada pada Standar Nasional Pendidikan (SNP) 4.

Standar Nasional Pendidikan (SNP) merupakan ukuran kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah kesatuan Republik Indonesia. SNP terukur dari capaian pelaksanaan 8 standar pendidikan yakni, standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar pendidikan dan tenaga kependidikan, standar sarana prasarana (sarpra), standar pengelolaan, pembiayaan pendidikan, dan standar penilaian pendidikan.

Berdasarkan pada data yang diperoleh, diketahui bahwa progres pengiriman dasar Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) Maluku tahun 2018 sebesar 94,37 persen. Progress pengiriman data PMP sekolah di Kabupaten Maluku Tenggara tahun 2018 sebesar 98,12 persen. Angka ini diharapkan mencapai 100 persen tahun 2019.

Terdapat 3 sekolah dasar dan 1 Sekolah Menengah Pertama yang tidak mengirimkan data PMP. SD Naskat Yamtimur, SD Naskad Watlaar, SD Negri Yatwaf dan SMP negeri 9 Kei Besar tidak melakukan input data sehingga datanya tidak terbaca oleh sistim aplikasi LPMP.

Capaian SNP untuk Kabupaten Maluku Tenggara baik untuk jenjang SD, SMP, SMA dan SMK, menuju ke SNP 4. Hal ini berarti rata-rata jenjang pendidikan dasar hingga menengah di Maluku Tenggara telah melampaui standar pelayanan minimal SNP, yang ditetapkan secara nasional untuk semua daerah.

Tercatat Kabupaten Maluku Tenggara memiliki 213 sekolah mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Rinciannya, 142 SD, 47 SMP, 16 SMA dan 8 SMK. Capaian mutu pendidikan Maluku Tenggara ada pada SNP 4. Maka skor nilai ada pada hasil pemetaan mutu Kabupaten Maluku Tenggara berada pada range 5,71 - 6,6. Maluku Tenggara bisa dikatakan mencapai kriteria keberhasilan pendidikan jika capaian kita mencapai 6,7 - 7.

Capaian SNP jenjang SD tahun 2018, Maluku Tenggara berada pada SNP 4. Peringkat kedua setelah kota Ambon. Dari capaian 8 standar, nilai yang paling rendah ada pada standar sarpras, standar pendidik dan tenaga kependidikan. Sementara standar proses adalah capaian tertinggi.

Untuk SMP Maluku Tenggara menuju SNP 4. Urutan ke-6 setelah Kota Tual, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Bursel, Kabupaten Maluku Tengah dan Kota Ambon. Standar sarpras dan standar pendidik berada pada nilai terendah yakni 3,1 dan 3,2 atau dengan kata lain di bawah Standar Penilaian Minimal (SPM).

Untuk tingkat SMA berada pada capaian SNP 4 tetapi turun ke peringkat 10 di provinsi Maluku dengan capaian nilai 5,34. Standar sarpras dan tenaga kependidikan masih mencapai nilai terendah. Sementara strandar proses mencapai nilai tertinggi.

Sedikit berbeda, capaian standar SMK menuju capaian SNP 4 dan berada pada nomor urut ke-8 setelah Maluku Tengah, SBB, Aru, Kepulauan Tanimbar, Kota Tual, Buruh Selatan dan Kota Ambon. Lagi-lagi sarpras dan tenaga kependidikan mencapai nilai terendah dan standar proses ada pada capaian tertinggi.

Berdasarkan hasil analisis, permasalahan pendidikan yang di dapat di Maluku Tenggara masih berkutat pada: pengajaran yang masih belum mengarah pada bakat, minat dan kemampuan peserta didik. Kualifikasi pendidikan guru tidak selaras dengan mata pelajaran yang diampuh, guru belum memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar pengajaran dan belum tersertifikasi sebaga pendidik.

Selain itu, ketersediaan kondisi sarpras yang menunjang proses pembelajaran belum memadai, kegiatan literasi yang dilaksanakan masih terbatas pada pembiasaan membaca 15 menit sebelum memulai pembelajaran, belum terintegrasi dalam perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran. Juga kompetensi pedagogi guru masih rendah. Hal ini diperparah dengan penyebaran guru yang belum merata.

Comments ()

Akreditasi Sekolah di Malra Butuh Dukungan Pemda dan Sekolah

Print
Category: Pendidikan
User Rating:  / 0

 

Penulis: Gerry Ngamel. Editor: Nick Renleuw

 

Pemenuhan standar akreditasi nasional sekolah bergantung pada faktor eksternal dan internal. Secara internal, sekolah berkewajiban memenuhi standar isi dan perangkat pembelajaran. Sementara pemda bertanggungjawab mendukung pemenuhan standar eksternal seperti rasio guru dan siswa serta kelengkapan sarana prasarana pendidikan.

Suasana visitasi akreditasi

Suasana visitasi akreditasi tim asesor BAN-M/S Provinsi Maluku di SMAN Wain (Foto: Gerry Ngamel).

 

Langgur, suaradamai.com – Akreditasi merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional, baik melalui jalur formal maupun non formal. Mengingat betapa pentingnya arti suatu proses akreditasi bagi sekolah, sudah selayaknya pihak sekolah dan pemerintah daerah mendukung penuh proses akreditasi tersebut.

“Akreditasi tentunya diberikan kepada sekolah yang memenuhi persyaratan standar akreditasi nasional. Sejauh ini kondisi pendidikan Maluku Tenggara dengan tingkat kesadaran akreditasi sudah cukup bagus, meski begitu masih terdapat banyak sekolah di daerah ini yang belum memenuhi standar pemenuhan penilaian akreditasi nasional,” ungkap Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) Provinsi Maluku Kaspar Rahayaan kepada media ini saat melaksanakan visitasi akreditasi di SMAN Wain, Jumat (2/8/19).

Menurut Rahayaan, persoalan besar yang dihadapi oleh banyak sekolah di Kabupaten Maluku Tenggara saat ini dalam upaya untuk memenuhi tuntutan standar akreditasi nasional, tercakup dalam standar eksternal dan internal. Standar eksternal terkait dengan kewenangan banyak pihak, di antaranya adalah standar sarana prasarana, sarana pendidik dan tenaga kependidikan.

“Segala macam bentuk laporan Dapodik atau data informasi perkembangan sekolah lainnya itu diharuskan agar disampaikan secara online. Tetapi kendala kita sekarang bahwa masih banyak tempat di mana sekolah berada, belum ada jaringan seluler, sehingga pihak sekolah apalagi operator mengalami kesulitan untuk pengiriman data secara online. Selain itu, tidak tersedianya gedung, apalagi fasilitas komputer (TIK) menyebabkan banyak sekolah harus meminjam ke sekolah lain untuk dapat digunakan saat pelaksanaan UNBK ataupun saat melaksanakan praktek lainnya yang mengharuskan menggunakan komputer,” sebut Rahayaan.    

Selain itu, tambahnya, jumlah tenaga pendidik yang diperuntukkan atau ditugaskan ke sekolah-sekolah di Maluku Tenggara pada umumnya tidak berbanding lurus dengan jumlah siswa. “Misalnya yang seperti ditemukan di SMAN Wain saat ini, di mana rasio jumlah guru PNS yang berjumlah 7 orang, tidak sesuai dengan jumlah siswa yang ada di sekolah ini,” jelasnya.

Lebih lanjut Rahayaan mengatakan, ketidakmampuan memenuhi standar eksternal sebagaimana dimaksud tersebut, dialami hampir semua sekolah di daerah ini. Padahal, sekolah-sekolah tersebut sangat menginginkan agar adanya kesesuaian demi pemenuhan standar yang tentukan oleh BAN Pusat.

Meskipun demikian, ia menilai bahwa kewenangan untuk menentukan atau berupaya memenuhi standar tersebut pada setiap satuan pendidikan, hanya terdapat pada pihak lain, yakni pemerintah daerah melalui dinas-dinas terkait. Untuk itu juga maka sekolah hanya akan berada pada batasan pengusulan dan merekomendasikan, tetapi ketika memutuskan, ada pada pihak lain.

“Nah inilah yang mengakibatkan sehingga hampir semua sekolah dalam upaya pemenuhan standar eksternal ini masih jauh dari harapan yang sesuai dengan standar yang ditentukan oleh pusat,” beber Rahayaan.

Sementara untuk standar internal, menurut Rahayaan terdapat dalam proses dan isi perangkat pembelajaran. Dalam hal ini, kurang lebih sekitar 80% pemenuhan standar bisa dilakukan sepenuhnya oleh pihak sekolah, mulai dari bagaimana merencanakan kurikulum dan perangkatnya, bagaimana guru bisa menyiapkan perangkat proses pembelajaran dan hal-hal lain yang bisa dilakukan di sekolah itu sendiri.

Rahayaan mengingatkan bahwa keberhasilan yang dicapai oleh suatu lembaga pendidikan tentunya akan membawa dampak postif bagi keberlangsungan sekolah. Lebih dari pada itu, prestasi yang diukir lembaga ini akan turut membawa citra positif bagi kemajuan pembangunan sumber daya manusia dan secara totalitas bagi kemajuan daerah setempat.

“Peran pemerintah daerah sangatlah penting dalam upaya tercapainya penilaian akreditasi yang menyeluruh, pasalnya fungsi pemerintah dalam hal ini adalah sebagai pembina. Sementara sekolah yang bersangkutan dalam upayanya untuk memenuhi standar pemenuhan akreditasi, perlu mendapat dukungan dan kerja sama dari semua pihak, sehingga nantinya semua dapat berjalan dengan baik dan memenuhi harapan semua pihak,” pungkas Rahayaan.

Comments ()

Kadisdikbud Malra: Proses KBM di SMP Karel Tetap Harus Berlangsung

Print
Category: Pendidikan
User Rating:  / 0

 

Reporter/Penulis Piet Res, editor Labes Remetwa

 

Peristiwa kebakaran yang melanda SMP Karel Sadsuitubun tidak seharusnya menghambat aktifitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Proses KBM tetap harus berjalan karena kebutuhan terhadap pendidikan merupakan hak dasar peserta didik.

SMP dan SD Karel Sasuitubun terbakar 3

Asap mengepul di atas bangunan SD dan SMP Karel Sadsuitubun Langgur. (15/7/19)

 

Langgur, suaradamai.com – Peristiwa terbakarnya Gedung SMP Karel Sadsuitubun Langgur menjadi pukulan tersendiri bagi dunia pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra). Peristiwa nahas yang terjadi pada tanggal 15 Juli 2019 itu selain menghancurkan 12 ruangan, sejumlah data penting seperti ijazah dan surat asli pelaporan keuangan juga ludes dilalap si jago merah.

Dampak dari peristiwa kebakaran berimbas pada terganggunya proses kegiatan belajar mengajar karena ruang belajar yang tersisa tidak cukup mengakomodir jumlah siswa. Apalagi SMP Karel Sadsuitubun juga menerima pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2019-2020.

Menyikapi realitas tersebut, pihak sekolah akan menerapkan dua shift pembelajaran yang akan berlangsung melalui penerapan sekolah pagi dan siang. Untuk mengatasi kekurangan ruang belajar, kepala sekolah SMP Karel Sadsuitubun Antony Kaihatu mengungkapkan akan bekerjasama dengan pihak SD Karel Sadsuitubun untuk menggunakan ruang belajar mereka.

“Besok-besok ini proses pembelajaran nanti, dengan SD mungkin kita ada dua shift biar ganti-ganti sambil menunggu proses dari pemerintah bagaimana memperbaiki gedung sekolah yang terbakar”, tutur Antony Kaihatu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Malra Clemens Welafubun ketika diwawancarai mengungkapkan bahwa dirinya berupaya agar proses belajar mengajar pada SMP Karel tetap berjalan dengan baik. Kepada awak media yang meliput, Clemens mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala sekolah, ketua yayasan dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan untuk meminta petunjuk terkait proses belajar mengajar di SMP Karel.

“Yang pertama ingin kami laksanakan adalah memastikan bahwa proses belajar mengajar tetap berjalan. Karena itu saya sudah berkoordinasi dengan ketua yayasan dan kepala sekolah untuk kita cari alternatif-alternatif agar anak-anak bisa cepat sekolah. Tadi juga suda saya koordinasikan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, petunjuknya sudah disampaikan”, ujar Welafubun.

Sehubungan dengan aktifitas belajar mengajar, Welafubun menjelaskan saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Malra untuk penyediaan sarana tenda guna membantu kelancaran proses KBM. Koordinasi juga dibangun dengan pihak PU Malra untuk menghitung kerugian akibat kebakaran. Laporan Dinas PU nantinya akan diteruskan kepada Pemerintah Pusat dengan harapan agar pembangunan gedung baru dapat segera dilaksanakan.

“Kita tetap berkoordinasi dengan pihak bencana supaya bisa dapat tenda supaya proses belajar mengajar bisa tetap jalan. Semua pihak yang bisa membantu untuk kelancaran proses belajar mengajar tetap kita koordinasi. Saya juga berkoordinasi dengan PU menghitung kerugian dan secepatnya kami berupaya untuk pemerintah pusat bisa membantu pembangunan kembali gedung”, tutup Welafubun.

Comments ()

Pemkot Tual MoU dengan Polikant Tual Tingkatkan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan

Print
Category: Pendidikan
User Rating:  / 0

 

Penulis: Gerry Ngamel. Editor: Nick Renleuw

Pendandtanganan MoU - Direktur dan Walikota

Walikota Tual Adam Rahayaan dan Direktur Polikant J. A. Rahayaan menandatangani MoU tentang Penguatan Sumber Daya Unggulan Sektor Kelautan dan Perikanan (Foto: Bagian Kerjasama Setda Tual).

 

Tual, suaradamai.com – Pemerintah Kota Tual dan Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penguatan Sumber Daya Unggulan Sektor Kelautan dan Perikanan.

Penandatanganan MoU tersebut diselenggarakan di ruang kerja Direktur Polikant, Rabu (24/7/19). MoU ditandatangani langsung oleh Walikota Tual Adam Rahayaan dan Direktur Polikant J. A. Rahayaan, dan disaksikan Kabag Kerjasama Setda Kota Tual, Kabag Humas Setda Kota Tual serta sejumlah pimpinan dan mahasiswa Polikant.

Walikota Tual Adam Rahayaan menjelaskan, penandatangan MoU ini merupakan suatu bentuk kontrak kerjasama bagi pihak Polikant untuk melakukan penelitian atau supervisi eksperimen guna mengidentifikasi sumber daya alam unggulan sektor kelautan dan perikanan yang ada di wilayah Kota Tual. Sehingga nantinya melalui hasil penelitian ini kemudian dapat dirumuskan dalam bentuk program dan kegiatan Pemerintah Daerah.

“Seperti yang kita ketahui bahwa wilayah Kota Tual ini punya sumber daya alam (SDA) yang dapat menjadi andalan pembangunan di negeri ini, yang salah satunya adalah potensi perikanan dan kelautan. Namun, sejauh ini kita belum bisa mengidentifikasi sumber daya kelautan dan perikanan apa saja yang dapat dijadikan sebagai sumber daya unggulan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk itulah maka Pemkot memerlukan dukungan dari pihak Polikant dan jajarannya untuk sama-sama Pemkot menindak ke depan progress sumber daya kelautan yang dimiliki negeri ini,” terang Walikota Tual kepada awak media usai acara tersebut.

Lebih lanjut Rahayaan menjelaskan bahwa sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian ini pula, nantinya Pemerintah Daerah melalui dinas terkait akan lebih banyak mengarahkan program pemberdayaan dan pelatihan bagi kelompok usaha dan nelayan yang ada di Kota Tual. Proyek-proyek program kegiatan tersebut nantinya pula akan diarahkan dan dibimbing langsung oleh Politeknik Negeri Tual.

“Sehubungan dengan itu juga, nantinya ada bagian Kerjasama Pemerintah Kota Tual yang akan berkomunikasi dengan pihak Politeknik dan juga unit-unit terkait yang ada di Kota Tual. Misalnya unit SKPD A yang bisa diajak kerjasama dengan Politeknik, nah kita akan kirimkan tenaga dari SKPD ini ke sana guna mewujudkan program dimaksud,” ungkap Walikota Rahayaan.

Sementara itu, Direktur Polikant J. A. Rahayaan mengakui bahwa sejak lembaga pendidikan ini didirikan dan berstatus Akademi Perikanan, Pemerintah Daerah telah menginginkan adanya Perguruan Tinggi yang menjadi cikal bakal penyedia sumber daya manusia yang bisa mengelola sumber daya alam yang paling menonjol di Kepulauan Kei, yaitu perikanan dan kelautan.

Untuk itu, Direktur Polikant mengungkapkan bahwa sebelum MoU ini berlangsung, Polikant sudah sering mendukung program-program beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pekerjaan teknis terkait sektor perikanan dan kelautan.

“Kami sudah sering melakukan survey penelitian sehubungan dengan usaha kami untuk mengidentifikasi potensi-potensi yang dimiliki Kota Tual Kepulauan,” katanya.

Direktur Polikant menegaskan, dalam mendukung pemerintahan saat ini sebagai upaya pengembangan potensi kelautan dan perikanan yang berkelanjutan di Kota Tual, maka saat ini harapan akan adanya kerjasama dengan Pemerintah Kota Tual dapat kembali berlangsung.

“Melalui kerjasama ini, kami telah memberikan masukan kepada Pemkot, yang pertama terkait potensi pengembangan perikanan dan kelautan. Dan yang kedua tentang potensi wisata bahari serta produk-produk lokal unggulan, seperti rumput laut, enbal yang kemudian bisa diangkat sebagai produk unggulan yang diproyesikan dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi keberlangsungan ekonomi kemasyarakatan dan meningkatkan PAD Kota Tual,” katanya.

Sebagai komitmen implementasi dari kebijkan MoU tersebut, Direktur Polikant menjelaskan bahwa nantinya Polikant akan menjadi bagian dari rencana program pengembangan kelautan dan perikanan sebagai sektor andalan di Kota Tual.

“Dari mulai tahapan asessment kebutuhan dan keadaan unggulan di daerah pulau-pulau dan pesisir desa-desa di Kota Tual. Kemudian merencanakan potensi apa yang bisa dikembangkan untuk menjadi sumber peningkatan ekonomi desa dan kemudian membantu Pemerintah Daerah merencanakan bagaimana peningkatan PAD dari sektor perikanan dan kelautan,” ungkap direktur.

Ia menambahkan, Politeknik Negeri Tual akan bertugas pula untuk memberikan pendampingan dan bimbingan mulai dari asessment, hingga memberikan IPTEK terapan bagi masyarakat. Selain itu pula, pihak Polikant akan turut membantu mensiasati strategi pemasaran hasil produksi masyarakat.

Comments ()

Komandan Lantamal IX Buka Bintal Juang Remaja Bahari Tahun 2019

Print
Category: Pendidikan
User Rating:  / 0

 

Penulis Dispen Lantamal IX, editor Labes Remetwa

BJRB 2019 2

Para peserta BJRB tahun 2019.

 

Ambon, suaradamai.com Komandan Pangakalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IX Ambon Laksamana Pertama TNI Antongan Simatupang membuka secara resmi Bintal Juang Remaja Bahari (BJRB) tahun 2019.

Kegiatan pembukaan dilaksanakan di Gedung Arikawaku Lantamal IX dan dihadiri Para Asisten Danlantamal IX, Komandan Satuan, Para Kasatker, Para Kepala Sekolah dan Dewan Guru SMA Negeri 5, SMA 9, SMK 6, SMK Pertanian, SMA Al Mabrur, SMP Hang Tuah, Karang Taruna Lantamal IX, Rabu (10/7/19).

Dalam sambutannya, Komandan Lantamal IX menjelaskan bahwa BJRB merupakan manifestasi peran aktif TNI Angkatan Laut dalam upaya menumbuhkembangkan jiwa dan semangat bahari generasi muda kreatif, inovatif, dinamis dan berwawasan maritim.

Kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya antisipatif di tengah situasi perkembangan lingkungan strategis terutama dampak negatif globalisasi, maraknya narkoba, perkelahian pelajar, dan pengaruh teknologi informasi sehingga sangat mudah mengakses situs-situs pornografi, serta pengaruh paham dan aliran yang menyesatkan.

BJRB 2019

Penyematan tanda pengenal oleh Danlantamal IX Ambon Laksamana Pertama TNI Anton Simatupang. (Dok. Dispen Lantamal IX)

 

Dengan tema “Membina Mental Juang Remaja Bahari dengan Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme Para Generasi Muda”, diharapkan dapat membentuk karakter generasi muda sebagai penerus bangsa dengan iman dan takwa serta akhlak yang mulia, menumbuhkan jiwa pari dan nasionalisme sesuai nilai-nilai pancasila.

Lebih lanjut dikatakan, dari aspek geostrategi dan sebagai bangsa bahari, bangsa yang sadar akan jati dirinya sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dan dua pertiga wilayahnya merupakan lautan, sehingga masa depan bangsa tergantung pada laut yang merupakan modal dasar pembangunan terbesar. Hal ini selaras dengan program Presiden Joko Widodo, yakni mewujudkan Indonesia sebagai negara poros maritim dunia, dimana nilai-nilai wawasan nusantara mendasari aktualisasi pembangunan bangsa dan menempatkan pembangunan kelautan secara proporsional dalam tataran pembangunan secara menyeluruh.

Pembangunan kelautan mencakup berbagai aspek dan melibatkan berbagai disiplin ilmu, sehingga keberhasilannya membutuhkan peran aktif segenap komponen bangsa untuk bersama-sama memberikan kontribusi maksimal bagi upaya peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup bangsa Indonesia.

Lewat kegiatan ini, diharapkan akan menumbuhkan kembali visi maritim bangsa yang selama ini tampaknya semakin memudar. Upaya yang harus dilakukan sendiri mungkin dan merupakan langkah-langkah prediktif strategik yang perlu direncanakan secara konseptual karena hasilnya akan ikut menentukan masa depan pembangunan bangsa secara menyeluruh.

Comments ()

BERITA TERKINI

DPRD Malra Bentuk Tujuh Fraksi

Pemerintahan
on Sabtu, 16 November 2019
DPRD Malra Bentuk Tujuh Fraksi

  Ada sejumlah tugas pimpinan sementara DPRD Malra, salah satunya pembentukan fraksi sudah rampung.   Langgur, suaradamai.com – Pasca dilantikanya Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR...

Pembangunan Infrastruktur Diutamakan untuk Aktivit...

Ekonomi & Pembangunan
on Sabtu, 16 November 2019
Pembangunan Infrastruktur Diutamakan untuk Aktivitas Ekonomi Masyarakat Kei Besar

  Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara mengalokasikan 69% APBD untuk Kei Besar. Menurut Bupati Thaher, Presiden Jokowi berjanji akan bangun 170 km jalan lingkar Kei Besar. Peta Pulau Kei Besar, M...

10.800 ABK Kapal Ikan dan Nelayan Kei-Aru Dilindun...

Ekonomi & Pembangunan
on Sabtu, 16 November 2019
10.800 ABK Kapal Ikan dan Nelayan Kei-Aru Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

  Setiap kapal yang akan melakukan aktivitas penangkapan ikan di wilayah Kepulauan Kei-Aru diwajibkan untuk menjaminkan perlindungan dan keselamatan bagi para awaknya. Penyerahan kartu BPJamsoste...

Cerita Pilu Empat Pendidik PAK Bersertifikat Dari...

Pendidikan
on Sabtu, 16 November 2019
Cerita Pilu Empat Pendidik PAK Bersertifikat Dari Maluku Tenggara

  Menyisakan masa bakti dua tahun pengabdian, empat orang guru Pendidikan Agama Protestan di Kabupaten Maluku Tenggara harus dicabut tunjangan profesi (sertifikasi) karena tidak menyandang status...

Distan Malra Terapkan Teknologi Smart Farming Sela...

Maluku Tenggara
on Sabtu, 16 November 2019
Distan Malra Terapkan Teknologi Smart Farming Selangkah di Depan

  Peradaban dunia saat ini ditandai dengan cepatnya perubahan infomasi dan teknologi. Maluku Tenggara dan Kepulauan Kei sudah harus menerapkan teknologi pertanian pintar jika tidak ingin tertingg...

Menjadi PNS: Antara Cita-Cita, Jaminan Hidup dan P...

Advertorial
on Sabtu, 16 November 2019
Menjadi PNS: Antara Cita-Cita, Jaminan Hidup dan Pelayanan

  Profesi PNS adalah primadona Indonesia. Di Kepulauan Kei, PNS adalah salah satu motor utama penggerak perekonomian. Maka tekanan untuk harus menjadi PNS datang dari berbagai penjuru: orang tua,...

Duta Parenting Maluku Kunjungi Desa Lokus Stunting...

Kesehatan
on Sabtu, 16 November 2019
Duta Parenting Maluku Kunjungi Desa Lokus Stunting di Kabupaten Aru

  Widya Murad Ismail fokus turunkan angka stunting di Maluku.   Ketua PKK Kabupaten Kepulauan Aru Meisye Gonga (kiri) dan istri Gubernur Maluku Widya Murad Ismail (kanan) bersama anak-anak n...

Membangun Papua Tanah Damai melalui Seni Tarik Sua...

Lintas Papua
on Sabtu, 16 November 2019
Membangun Papua Tanah Damai melalui Seni Tarik Suara Gerejani

  Peserta Pesparani I ini berasal dari 14 perwakilan di 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua untuk berkompetisi dalam 13 mata lomba. Suasana misa pembukaan Pesparani I Provinsi Papua di Auditorium...

Gubernur Ajak Elit Maluku Bersatu Bangun Maluku

Pemerintahan
on Jumat, 15 November 2019
Gubernur Ajak Elit Maluku Bersatu Bangun Maluku

  Pertemuan satu malam yang melibatakan seluruh elit Maluku itu menghasilkan sejumlah poin penting untuk pembangunan Maluku ke depan.   Jakarta, suaradamai.com – Para pemangku kebijakan dan...

Polda Maluku Lakukan Sosialisasi Ops Antik Siwalim...

Hukum & Kriminal
on Jumat, 15 November 2019
Polda Maluku Lakukan Sosialisasi Ops Antik Siwalima Tahun 2019

  Sosialisasi dilakukan bagi anak sekolah dan juga masyarakat.   Suasana sosisalisasi bagi para siswa di sekolah. (Foto. Chintia Samangun)   Ambon, suaradamai.com – Kepolisian Daerah (P...

Dua Perusahaan Industri Perikanan Mulai Berinvesta...

Ekonomi & Pembangunan
on Jumat, 15 November 2019
Dua Perusahaan Industri Perikanan Mulai Berinvestasi di Kota Tual

  Pemkot Tual memberikan banyak kemudahan bagi berbagai pihak luar yang hendak berinvestasi di daerah ini. Harapannya, agar investasi tidak hanya berguna bagi pihak investor saja, tetapi juga ber...

Seleksi CPNS Malra Masih Didominasi Tenaga Pendidi...

Pemerintahan
on Jumat, 15 November 2019
Seleksi CPNS Malra Masih Didominasi Tenaga Pendidikan dan Kesehatan

  Pemkab Malra kembali membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin mengabdikan diri sebagai Pegawai Negeri Sipil. Alokasi formasi CPNS Malra tahun anggaran 2019 masih didominasi oleh formasi te...

Percepat Penurunan Angka Stunting, Widya Kukuhkan...

Kesehatan
on Kamis, 14 November 2019
Percepat Penurunan Angka Stunting, Widya Kukuhkan ‘Jinang’ Parenting Aru

  Terdapat 10 desa di Kabupaten Kepulauan Aru yang merupakan lokus stunting. Tim penggerak PKK Provinsi Maluku dan Kabupaten Kepulauan Aru berkomitmen untuk menurunkan angka stunting. Duta Parent...

Gubernur Maluku Terima DIPA dan TKDD 2020 di Istan...

Ekonomi & Pembangunan
on Kamis, 14 November 2019
Gubernur Maluku Terima DIPA dan TKDD 2020 di Istana Negara

  Dalam arahannya, presiden juga menitik-beratkan pada lima program prioritas pembangunan nasional yang perlu ditindaklanjuti di daerah yakni pembangunan SDM, melanjutkan pembangunan infrastruktu...

Peringati HUT Korps Brimob, Polda Maluku Gelar Upa...

Hukum & Kriminal
on Kamis, 14 November 2019
Peringati HUT Korps Brimob, Polda Maluku Gelar Upacara “Brimob Untuk Indonesia"

  Korps Brimob lahir, tumbuh dan berkembang tidak terlepas dari sejarah panjang Kepolisian Negara Republik Indonesia maupun sejarah bangsa. Ambon, suaradamai.com – Peringati HUT Korps Brimob, Pol...

Menjadi Pahlawan Masa Kini untuk Kei

Advertorial
on Rabu, 13 November 2019
Menjadi Pahlawan Masa Kini untuk Kei

  Menjadi pahlawan berarti berani mendobrak ketidakadilan dan ketidakberesan yang terjadi di sekitar kita. Dalam konteks Kepulauan Kei, persoalan lingkungan hidup dan klaim hak adat kiranya merup...

Polda Maluku Utamakan Sinergitas dengan TNI

Hukum & Kriminal
on Rabu, 13 November 2019
Polda Maluku Utamakan Sinergitas dengan TNI

  Korps Brimob juga dikenal sebagai salah satu unit tertua yang ada di dalam organisasi Polri.   Ambon, suaradamai.com – Di usia yang ke-74 Satuan Brimob Polda Maluku mengutamakan sinergitas...

Kesbangpol Tual Kritisi Transparansi Pengelolaan B...

Politik
on Rabu, 13 November 2019
Kesbangpol Tual Kritisi Transparansi Pengelolaan Bankeu Parpol

  Berdasarkan regulasi dan niat mendorong kepercayaan masyarakat, partai politik dituntut untuk mandiri dan meningkatkan integritas, profesionalitas dan akuntabilitas yang dilakukan secara lebih...

Aprindo Gelar Munas VII, Raubun Hadir Wakili DPD P...

Nasional
on Rabu, 13 November 2019
Aprindo Gelar Munas VII, Raubun Hadir Wakili DPD Papua

  Munas Aprindo VII diikuti 119 peserta yang merupakan perwakilan dari DPP, DPD dan DPC se-Indonesia. DPD Aprindo Papua mengutus Tajudin Raubun (Ketua) dan Aryanto Nugroho (Bendahara) untuk hadir...

Selayang Pandang Tarian Talang, Kreasi Seni Tari K...

Peristiwa Budaya
on Rabu, 13 November 2019
Selayang Pandang Tarian Talang, Kreasi Seni Tari Khas Ohoi Evu

  Masyarakat suku bangsa Kei memiliki banyak corak seni tari. Saryat, Sosoi, Temar Rubil dan lainnya merupakan tarian yang umum ditemukan dan dipraktekan. Selain itu, beberapa ohoi bahkan lahir d...

«
||
»

BUDAYA KITA

Selayang Pandang Tarian Talang, Kreasi Seni Tari K...

Peristiwa Budaya
on Rabu, 13 November 2019
Selayang Pandang Tarian Talang, Kreasi Seni Tari Khas Ohoi Evu

  Masyarakat suku bangsa Kei memiliki banyak corak seni tari. Saryat, Sosoi, Temar Rubil dan lainnya merupakan tarian yang umum ditemukan dan dipraktekan. Selain itu, beberapa ohoi bahkan lahir d...

Vakum 20 Tahun, dalam Waktu Dekat Raja Ub Ohoi Fak...

Peristiwa Budaya
on Rabu, 06 November 2019
Vakum 20 Tahun, dalam Waktu Dekat Raja Ub Ohoi Fak Akan Dinobatkan

  Ratschap Ub Ohoi Fak membawahi 24 ohoi. Berdasarkan aturan adat yang dipertegas Perda 03, fungsi dan peranan raja sangat penting dalam merekomendasikan kepala ohoi. Suasana pertemuan panitia pe...

Penobatan Rat Kirkes ke XVI di Tengah Momentum Har...

Peristiwa Budaya
on Senin, 28 Oktober 2019
Penobatan Rat Kirkes ke XVI di Tengah Momentum Hari Sumpah Pemuda

  Proses penobatan berlangsung khidmat.   Langgur, suaradamai.com – Berkenaan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 91, Agung Renwarin dinobatkan sebagai Rat Kirkes ke XVI (16) Ratschap Ib...

Vakum Dua Tahun, Raja Kat El Dikukuhkan dalam Wakt...

Peristiwa Budaya
on Selasa, 24 September 2019
Vakum Dua Tahun, Raja Kat El Dikukuhkan dalam Waktu Dekat

  Berdasarkan sejarah Hukum Larvul, Raja Raschap Mer Ohoi Nean akan dikukuhkan oleh Raja Bal Du Wahadat dari Dullah. Pemasangan Gelang Mas Kei kepada Ketua Ikatan Maskei Papua oleh Raja Fer Drs....

Ketua Dewan Adat Tanggapi Napak Tilas Perjalanan N...

Peristiwa Budaya
on Sabtu, 14 September 2019
Ketua Dewan Adat Tanggapi Napak Tilas Perjalanan Nen Dit Sakmas

  Lembaga Dewan Adat Rat Ur Siu, Lor Lim dan Lor Labai merupakan benteng terakhir penjaga kelestarian adat Evav. Hakim dari setiap penyimpangan dan pelanggaran terhadap hukum adat Larvul Ngabal....

Orang Kei Harus Aktualisasikan Nilai Hidup Nen Dit...

Asal Usul
on Rabu, 11 September 2019
Orang Kei Harus Aktualisasikan Nilai Hidup Nen Dit Sakmas

  Tingginya nilai luhur dan martabat perempuan Kei tercermin dalam diri Nen Dit Sakmas. Pelaksanaan Napak Tilas Perjalanan Nen Dit Sakmas merupakan aktualisasi dari penghargaan terhadap tingginya...

Tentang Perdebatan Seputar Khazanah Pakaian Adat E...

Asal Usul
on Selasa, 10 September 2019
Tentang Perdebatan Seputar Khazanah Pakaian Adat Evav

  Pakaian adat dipahami sebagai kostum yang mengekspresikan identitas yang biasanya dikaitkandengan wilayah geografis atau periode waktu dalam sejarah. Perdebatan terkait corak pakaian adat Evav...

Napak Tilas Perjalanan Nen Dit Sakmas: Antara Duku...

Peristiwa Budaya
on Jumat, 06 September 2019
Napak Tilas Perjalanan Nen Dit Sakmas: Antara Dukungan dan Kritik

  Napak Tilas Perjalanan Nen Dit Sakmas merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah bagi pelestarian kearifan lokal budaya Suku Bangsa Kei. Sebuah maha karya yang dihasilkan pemerintah daerah Kab...

Tim Safari Adat Pemkot Tual Kunjungi Desa Fiditan

Peristiwa Budaya
on Jumat, 23 Agustus 2019
Tim Safari Adat Pemkot Tual Kunjungi Desa Fiditan

  Penulis: Gerry Ngamel. Editor: Nick Renleuw.   “Saya janji tidak akan memberikan rekomendasi pecalonan bagi marga lain yang bukan punya hak. Khususnya untuk Desa Fiditan, selain marga Raha...

Pengertian, Fungsi, dan Peranan Voma

Asal Usul
on Rabu, 07 Agustus 2019
Pengertian, Fungsi, dan Peranan Voma

  Pengangkatan sesajen bagi leluhur di Woma El Fangvur, Langgur.   Suatu ketika sekelompok masyarakat bertemu satu sama lain dan sepakat membentuk ohoi. Kebutuhan pertama mereka adalah tempa...

Konsisten! Safari Adat Pemkot Tual Berlanjut di De...

Peristiwa Budaya
on Senin, 05 Agustus 2019
Konsisten! Safari Adat Pemkot Tual Berlanjut di Desa Tamedan

  Penulis: Gerry Ngamel. Editor: Nick Renleuw   Safari Adat adalah salah satu upaya Pemkot Tual dalam memulihkan kembali tatanan adat dalam masyarakat. Program ini diharapkan dapat memperkua...

Raja Yarbadang Dukung Penuh Misi Safari Adat Pemko...

Peristiwa Budaya
on Kamis, 25 Juli 2019
Raja Yarbadang Dukung Penuh Misi Safari Adat Pemkot Tual

  Penulis: Gerry Ngamel. Editor: Nick Renleuw. Walikota Tual Adam Rahayaan dan Wakil Walikota Tual Usman Tamnge bersama para Rat/Raja. (Foto: Gerry Ngamel)   Langgur (Tetoat), suaradamai.com...

Safari Adat Wujud Pengembalian Wibawa Para Raja

Peristiwa Budaya
on Rabu, 24 Juli 2019
Safari Adat Wujud Pengembalian Wibawa Para Raja

  Reporter: Gerry Ngamel. Editor: Nick Renleuw   Keempat Rat (Raja) yang wilayahnya berada dalam lingkungan Pemerintahan Kota Tual didampingi Walikota Tual Adam Rahayaan dan Wakil Walikota T...

Menggali Makna Meti Kei dan Met Ef

Asal Usul
on Senin, 22 Juli 2019
Menggali Makna Meti Kei dan Met Ef

  Rat Yab Ratchap Oholim Tahit Patris Renwarin   Istilah Meti Kei dan Met Ef masih menjadi perdebatan, mana yang tepat mana yang keliru. Untuk memberi kepastian, Suaradamai.com mewawancarai...

Misil Masal "It Foeng Fo Kut, It Fau Fo Bangl...

Misil Masal
on Minggu, 21 Juli 2019
Misil Masal "It Foeng Fo Kut, It Fau Fo Banglu"

  Pemerhati Adat, Robert Remetwa   Berucap dan mendengar ayat tersebut bagi orang yang paham Bahasa Kei akan berpikir pada suasana perang. Memang benar, bahwa perang di Kei zaman dulu, para...

Rayakan Valentine's Day, Tim Kreatif ULDNE Pamer B...

Peristiwa Budaya
on Senin, 18 Februari 2019
Rayakan Valentine's Day, Tim Kreatif ULDNE Pamer Budaya Kei Era 1940an

  Penulis Gerry Ngamel, penyunting Linus Remetwa Para Wanita berpose di depan tempat pameran   Langgur (Ngilngof), suaradamai.com – Kali ini ada yang unik dari perayaan Valentine’s Day tahun...

Angkat Tradisi Kei yang Hilang, Ohoi Loon Bisa Jad...

Peristiwa Budaya
on Selasa, 05 Februari 2019
Angkat Tradisi Kei yang Hilang, Ohoi Loon Bisa Jadi Contoh

Penulis Gerry Ngamel, penyunting Linus Remetwa   Mulai dari persiapan, penyampaian undangan, cara memasak, alat makan, makanan, gaya makan, dan prosesi pengukuhan, menggunakan kebiasaan orang tua...

Dewan Adat Kei Desak Penerbit Tarik dari Peredaran...

Peristiwa Budaya
on Selasa, 02 Oktober 2018
Dewan Adat Kei Desak Penerbit Tarik dari Peredaran, Buku Larvul Ngabal

Langgur, suaradamai.com - Ketua Dewan Adat Rat Ursiuw Rat Lorlim Kepulauan Kei (Dewan Adat Kei) Drs. Hi. Abdul Hamid Rahayaan mendesak kepada penerbit agar menarik buku berjudul “Larvul Ngabal: Anasir...

«
||
»

Maluku Tenggara

Distan Malra Terapkan Teknologi Smart Farming Sela...

Maluku Tenggara
on Sabtu, 16 November 2019
Distan Malra Terapkan Teknologi Smart Farming Selangkah di Depan

  Peradaban dunia saat ini ditandai dengan cepatnya perubahan infomasi dan teknologi. Maluku Tenggara dan Kepulauan Kei sudah harus menerapkan teknologi pertanian pintar jika tidak ingin tertingg...

Plus Minus Satu Tahun Kepemimpinan MTH-PB di Malra

Maluku Tenggara
on Jumat, 08 November 2019
Plus Minus Satu Tahun Kepemimpinan MTH-PB di Malra

  Setahun kepemimpinan MTH-PB saat ini cukup banyak menuai perubahan ke arah yang lebih baik dan disertai dengan penghargaan atas kesuksesan yang dicapai. Kendati demikian, harus diakui bahwa mas...

OJK Maluku Gelar Rapat Evaluasi Program Kerja TPAK...

Maluku Tenggara
on Kamis, 07 November 2019
OJK Maluku Gelar Rapat Evaluasi Program Kerja TPAKD Malra

  Rapat evaluasi TPA di Kabupaten Maluku Tenggara ini dimaksudkan guna memonitoring dan mengevaluasi kembali program-program kerja yang telah dilakukan TPAKD Malra di tahun 2018-2019 yakni simpan...

Gempita Dies Natalis SYT. Bupati Thaher: Terima Ka...

Maluku Tenggara
on Rabu, 30 Oktober 2019
Gempita Dies Natalis SYT. Bupati Thaher: Terima Kasih Seminari Langgur

  Kehadiran Seminari Santo Yudas Thadeus di Tanah Kei telah memberikan warna tersendiri bagi posisi Kota Langgur di mata dunia. Dengan melahirkan manusia yang berkualitas dalam berbagai dimensi s...

Bupati Hanubun: Pluralisme Merupakan Kekuatan yang...

Maluku Tenggara
on Sabtu, 19 Oktober 2019
Bupati Hanubun: Pluralisme Merupakan Kekuatan yang Mempersatukan

  Pluralitas merupakan kekuatan yang mempersatuan. Hal ini sejak lama telah disadari oleh para pendiri bangsa Indonesia. Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika merupakan dasar yang mendukung...

Dinkes Malra Terus Upayakan Sosialisasi Resiko Pen...

Maluku Tenggara
on Rabu, 16 Oktober 2019
Dinkes Malra Terus Upayakan Sosialisasi Resiko Penularan HIV/AIDS

  Berdasarkan data akumulasi dari tahun 1994 hingga September 2019, jumlah masyarakat Maluku Tenggara yang terinfeksi penyakit HIV/AIDS adalah sebanyak 726 jiwa. Suasana rapat antara Bupati Malra...

Sayonara Maluku Tenggara

Maluku Tenggara
on Jumat, 11 Oktober 2019
Sayonara Maluku Tenggara

  Selama ini oleh pemerintah pusat disinyalir masih mengidentikkan Kabupaten Maluku Tenggara dengan Kota Tual sebagai ibukota kabupaten. Hal ini dalam banyak hal sangat merugikan Kabupaten Maluku...

Bupati: Perubahan Nama Maluku Tenggara Adalah Kebi...

Maluku Tenggara
on Kamis, 10 Oktober 2019
Bupati: Perubahan Nama Maluku Tenggara Adalah Kebijakan Progresif Antisipatif

  Menurut Hanubun, berbagai pandangan yang dikemukakan, baik yang menyetujui maupun yang tidak menyetujui, adalah sebuah proses dinamika untuk mewujudkan sebuah kemajuan, bukan upaya mengesamping...

Hanubun Lantik 14 Pejabat Administrator dan Pengaw...

Maluku Tenggara
on Kamis, 10 Oktober 2019
Hanubun Lantik 14 Pejabat Administrator dan Pengawas Lingkup Pemkab Malra

  Pelantikan ini merupakan kepentingan daerah dalam rangka peningkatan kinerja pelayanan masyarakat, dan bukan sekadar penempatan figur-figur pejabat jenjang jabatan yang mementingkan kepentingan...

Wabup Malra Buka Bimtek Peningkatan Kompetensi Apa...

Maluku Tenggara
on Minggu, 06 Oktober 2019
Wabup Malra Buka Bimtek Peningkatan Kompetensi Aparatur Disdukcapil

  Administrasi kependudukan perlu didukung dengan strategi pelaksanaan dan penganggaran guna mendorong kebijakan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal pemerintah.Sehubungan dengan hal tersebut...

Thaher: Berbeda Hanya Ketika Masuk Rumah Ibadah. S...

Maluku Tenggara
on Rabu, 02 Oktober 2019
Thaher: Berbeda Hanya Ketika Masuk Rumah Ibadah. Selebihnya Kita Satu

  Budaya maren merupakan warisan leluhur yang mempersatukan perbedaan. Melalui budaya maren setiap sekat perbedaan menjadi tidak berarti. Diharapkan melalui momen bakti sosial di Masjid Ohoi Mast...

Pemkab Malra Benahi Pasar Ikan Langgur

Maluku Tenggara
on Senin, 30 September 2019
Pemkab Malra Benahi Pasar Ikan Langgur

  Pemkab Malra melalui Disperindag sementara berupaya membenahi Pasar Ikan Langgur lewat pengerjaan saluran pembuangan limbah dan pengadaan sejumlah fasilitas pendukung. Meski demikian, diharapka...

Dinas Lingkungan Hidup Malra Berdayakan Sampah Jad...

Maluku Tenggara
on Rabu, 25 September 2019
Dinas Lingkungan Hidup Malra Berdayakan Sampah Jadi Pupuk

  Masyarakat diharapkan dapat memilah antara sampah organik dan sampah anorganik sejak dari rumah tangga. Nantinya sampah organik akan diolah kembali menjadi pupuk sehingga dapat mengurangi pasok...

Dinas Perikanan Malra Gelar Pelatihan dan Pendampi...

Maluku Tenggara
on Minggu, 22 September 2019
Dinas Perikanan Malra Gelar Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Ikan bagi 68 Nelayan

  Para nelayan peserta pelatihan dan pendampingan akan diberikan sertifikasi sebagai jaminan bahwa produk mereka telah melewati 18 fase yang dipersyaratkan Dinas Perikanan Malra. Suasana Pelatiha...

PKK Malra Dukung Pengembangan Pariwisata Kelapa Mi...

Maluku Tenggara
on Minggu, 22 September 2019
PKK Malra Dukung Pengembangan Pariwisata Kelapa Miring

  Apresiasi yang tinggi patut diberikan kepada tim penggerak PKK Malra dan Pemerintah Ohoi Wab Ngufar melalui program pengembangan pariwisata. Upaya ini diharapkan kelak semakin menjadi acuan dal...

Hanubun: Pengajaran Nen Dit Sakmas Menjadi Akar Hu...

Maluku Tenggara
on Minggu, 08 September 2019
Hanubun: Pengajaran Nen Dit Sakmas Menjadi Akar Hukum Larvul Ngabal

  Pengajaran Nen Dit Sakmas menjadi fondasi bagi Hukum Adat Larvul Ngabal yang telah merasuki sendi-sendi hidup orang Kei jauh sebelum hukum positif negara ini dibentuk dan sebelum agama dikenal....

PKK Malra Inisiasi Gerakan Revitalisasi Harkat dan...

Maluku Tenggara
on Selasa, 03 September 2019
PKK Malra Inisiasi Gerakan Revitalisasi Harkat dan Martabat Perempuan Kei

  Kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat kembali jati diri vat-vat Evav yang kini hilang, serta menceritakan perjalanan Nen Dit Sakmas sebagai pencetus Hukum Larvul Ngabal. Ketua Tim Penggerak P...

Pemda Malra Alami Peningkatan Pendapatan Daerah Se...

Maluku Tenggara
on Kamis, 29 Agustus 2019
Pemda Malra Alami Peningkatan Pendapatan Daerah Sebesar 0,75 Persen

  Penulis: Piet Res. Editor: Nick Renleuw.   Catatan peningkatan pendapatan daerah Kabupaten Maluku Tenggara mencapai angka Rp. 951,45 milyar (0,75 persen). Sejalan dengan kenaikan pendapata...

Bupati Malra: Birokrasi Pemerintahan Harus Tangguh...

Maluku Tenggara
on Minggu, 25 Agustus 2019
Bupati Malra: Birokrasi Pemerintahan Harus Tangguh Kelola Kearsipan

  Penulis: Piet Res. Editor: Nick Renleuw.   Aparatur birokrasi harus mampu menjadi pelopor pertanggungjawaban arsip dan kearsipan dalam proses manajemen pemerintahan dan pembangunan di ling...

Bupati Thaher Ajak Pemuda Bangun Maluku Tenggara

Maluku Tenggara
on Selasa, 20 Agustus 2019
Bupati Thaher Ajak Pemuda Bangun Maluku Tenggara

  Penulis: Piet Res. Editor: Nick Renleuw.   Momen peringatan HUT ke-74 kemerdekaan dimaknai dengan upaya mengejar ketertinggalan di Malra. Ditandai dengan pelaksanaan upacara detik-detik pr...

«
||
»

e-Paper Majalah & Pilar Timur

Tentang Kami