Breaking News

Plus Minus Satu Tahun Kep...

Selayang Pandang Tarian T...

Puskesmas dan Tenaga Kese...

Pendidikan

Tiga Wisudawan Akper Tual Ditetapkan Sebagai Lulusan Terbaik

Print
Category: Pendidikan
User Rating:  / 0

 

Mereka berharap pemerintah daerah dapat lebih memperhatikan tenaga kesehatan lulusan Akper Tual dengan membuka lebih banyak lowongan agar bisa mengabdi di dinas terkait, rumah sakit, dan puskesmas.

Lulusan terbaik 2019

Alenemb Batkormbawa Amd.Kep, Ony Rumthe Amd.Kep dan Dayana Intan Natalia Masbaitubun, 3 lulusan terbaik Akper Tual 2018/2019 (Foto: Nella Lobya).

 

Langgur, suaradamai.com – Berdasarkan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang diraih selama kurun waktu tiga tahun berkuliah, Politeknik Kesehatan Kemenkes Maluku menetapkan tiga lulusan terbaik dari 193 wisudawan Program Studi Diploma III Keperawatan Akper Tual tahun akademik 2018/2019.

Ketiga wisudawan terbaik tersebut adalah Alenemb Batkormbawa Amd.Kep berpredikat Lulus Dengan Pujian dengan IPK mencapai 3,64, Ony Rumthe Amd.Kep berpredikat Lulus Dengan Prestasi Sangat Memuaskan dengan IPK 3,64, dan Dayana Intan Natalia Masbaitubun Amd.Kep berpredikat Lulus Dengan Prestasi Terbaik dengan IPK 3,48.

Salah satu lulusan terbaik Alenemb Batkormbawa, saat diwawancarai media ini usai diwisudakan, mengungkapkan rasa senang dan bangganya karena bisa melewati proses jatuh bangun perjuangan dalam tiga tahun perkuliahan.

“Walaupun ada kesulitan-kesulitan yang dihadapi, namun ini bukanlah alasan untuk kita berhenti berjuang menyelesaikan pendidikan, karena pendidikan sangat penting bagi kita generasi generasi muda saat ini. Tidak perlu malu untuk berjuang, tidak perlu takut untuk memulai hal yang baru, dan juga tidak ada alasan agar kita berhenti belajar,” ungkapnya.

Ia berharap, untuk ke depannya pemerintah dapat lebih memperhatikan tenaga kesehatan dengan membuka lowongan pekerjaan, baik itu di dinas terkait, rumah sakit bahkan puskesmas yang berada di Kabupaten Maluku Tenggara.

“Karena mengingat lulusan kesehatan baik itu Diploma III Keperawatan, ataupun lulusan S1 Keperawatan sudah banyak berada di Kabupaten Maluku Tenggara ini. Sehingga segera dapat membantu dan melayani masyarakat yang membutukan pengobatan,” ujarnya.

Sementara itu,wisudawan dengan prestasi sangat memuaskan Ony Rumthe juga menyampaikan pendapat senada. “Ini tentunya merupakan hadiah saya kepada keluarga, bahwa dari keterbatasan orang tua yang tidak mampu saya dapat menyelesaikan pendidikan,” ungkapnya.

Menurutnya, keterbatasan ekonomi bukanlah sebuah alasan tetapi harusnya dijadikan motivasi untuk terus berjuang mencapai keberhasilan. Ia juga berharap agar pemerintah dapat lebih memperhatikan lulusan tenaga kesehatan yang ada dengan membuka lapangan pekerjaan sehingga mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Maluku Tenggara maupun di Kota Tual.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara dr. Ketty Notanubun menjelaskan bahwa untuk saat ini pemerintah daerah telah bekerja memberdayakan lulusan tenaga kesehatan baik itu keperawatan yang non ASN atau pun di bidang lainnya agar dapat melayani masyarakat di desa-desa yang tepencil sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik.

“Tidak hanya itu, untuk ke depannya kami bersama dengan Politeknik Kesehatan Kemenkes Maluku untuk membuka dan mempersiapkan tenaga kesehatan yang memiliki daya saing dengan mutu pendidikan yang lebih baik lagi dan berstandar,” jelasnya.

“Selanjutnya kami akan bersama dengan Direktur Poltekkes Kemenkes Maluku dan Komisi B DPRD Kabupaten Maluku Tenggara akan membahas tentang bagaimana tidak hanya mempekerjakan perawat tetapi bagaimana tenaga kesehatan lainya seperti lulusan analisis laboratorium, lingkungan hidup, farmasi, gizi yang telah dihasilkan oleh Poltekkes Kemenkes Maluku, kami juga akan melakukan terobosan sehingga dapat melihat kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara saat ini,” pungkasnya. (nellalobya/nickleuw)

Comments ()

25 Taruna/i SMK PBN Tual Dilepas Prakerin ke Empat Titik

Print
Category: Pendidikan
User Rating:  / 0

 

Penulis: Gerry Ngamel. Editor: Nick Renleuw.

 

“Prakerin dapat memberikan pengalaman kerja langsung kepada peserta didik dalam rangka menanamkan iklim kerja positif yang berorientasi pada peduli mutu proses dan hasil kerja serta memberikan bekal etos kerja yang tinggi”

25 Tarunai SMK PBN Tual Dilepas Prakerin Ke 4 Titik 

Kepala SMK Pelayaran BN Tual bersama perwakilan Dinas Diknas Provinsi Cabang Tual dan Manajer PT ASDP Cabang Tual secara simbolis melepas 25 taruna/taruni yang akan melaksanakan Prakerin (Foto: Gerry Ngamel).

 

Tual, suaradamai.com - Sebanyak 25 taruna/i Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pelayaran Bahari Nusantara (PBN) Tual tahun ajaran 2019/2020 melakukan Praktek Kerja Industri (Prakerin) selama dua bulan ke depan.

Sebelum terjun Prakerin, para taruna/i dilepas secara resmi oleh pihak sekolah, Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Maluku Cabang Kota Tual dan Tim PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Tual, Kamis (29/8/19).

Ke-25 taruna/i tersebut terdiri dari dua jurusan, yakni Jurusan Nautika Kapal Niaga dan Jurusan Teknika Kapal Niaga. Mereka akan melaksanakan Prakerin di empat titik berbeda diantaranya sebanyak enam orang di KMP. Lobster dengan rute pelayaran Tual-Dobo, enam orang di KMP. Erana dengan rute pelayaran Tual-Kaimana-Fak Fak, tujuh orang di KMP. Madlahar dengan rute pelayaran Tual−Tayando−Kur dan enam orang di KMP. Iranha.

Kepala Sekolah SMK Pelayaran Bahari Nusantara Tual H. Reliubun, ST mengatakan, Prakerin atau yang lebih dikenal dengan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) atau Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang saat ini hendak dilaksanakan merupakan bagian dari implementasi teori pendidikan yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2013 dan Permendikbud Nomor 60 Tahun 2014 serta Peraturan Pemerintah lainnya yang berkaitan.

“Dengan dilaksanakannya Prakerin dapat memberikan pengalaman kerja langsung kepada peserta didik dalam rangka menanamkan iklim kerja positif yang berorientasi pada peduli mutu proses dan hasil kerja. Selain itu, memberikan bekal etos kerja yang tinggi bagi peserta didik untuk memasuki dunia kerja dalam menghadapi tuntutan pasar kerja global,” ungkap Reliubun.

Menurut Reliubun, apabila para taruna/i tidak melaksanakan Prakerin atau mengikutinya tetapi tidak selesai, maka taruna/i tersebut dinyatakan tidak lulus. Atas dasar itu, tambahnya, maka pihak sekolah berkewajiban mengikutsertakan para taruna/i dalam pelaksanaan Prakerin sesuai program keahlian yang ditekuni.

Lebih lanjut ia menjelaskan, setelah menjalani masa Prakerin, para taruna/i nantinya akan kembali melanjutkan program Basic Safety Training (BST). Program ini sendiri merupakan bagian dari proses untuk mendapatkan sertifikat wajib yang harus dimiliki seorang pelaut.

Meskipun demikian ia mengakui, program BST bukan merupakan program wajib yang harus dikuti oleh para taruna/i. “Kalau anak-anak naik di atas kapal kan harus memiliki beberapa sertifikat, termasuk buku pelaut. Dan ini setiap tahun sudah kita programkan, namun tidak menjadi suatu keharusan yang harus diikuti oleh anak-anak yang orang tuanya tidak mampu,” ujarnya.

Ia menambahkan, bagi taruna/i dengan status keluarga ekonomi bawah, pihak sekolah mengarahkan taruna/i tersebut ke wilayah perkantoran, seperti Kantor Syahbandar, Pelni atapun Perhubungan. Menurutnya, pertimbangan tersebut diambil mengingat bukan suatu keharusan bagi para lulusan dari SMK Pelayaran BN Tual untuk nantinya terjun ke industri pelayaran atau perkapalan.

Reliubun berharap, Prakerin bagi taruna/i SMK Pelayaran Bahari Nusantara Tual akan menjadi bekal di kemudian hari. “Kegiatan ini kan berlangsung selama kurang lebih dua bulan dan ini adalah waktu yang cukup lama. Sehingga diharapkan setelah dari Prakerin ini, akan dapat membawa perubahan signifikan bagi taruna/i itu sendiri,” pintanya.

Sementara itu, Manajer PT ASDP Cabang Tual Ong Roso menyatakan, suatu kehormatan bagi pihak PT ASDP ketika pihak perusahaan dilibatkan dalam pelaksanaan Prakerin bagi SMK BN Tual. “Sebagai salah satu perusahan perkapalan yang berada di Kota Tual, sudah seyogyanya kami ikut berkontribusi dalam memajukan tunas bangsa dari segi menerima para siswa/i Prakerin di perusahan kami,” katanya.

Untuk itu juga, ia berharap agar para taruna/i dapat melaksanakan praktek di atas kapal dengan baik dan penuh tanggung jawab. Sehingga nantinya dapat membawa citra yang baik bagi sekolah, daerah dan dirinya sendiri.

 

Comments ()

Kanubun: SMAK Kei Besar Adalah Kebutuhan, Tidak Boleh Tutup

Print
Category: Pendidikan
User Rating:  / 0

 

Penulis: Tarsy Temorubun. Editor: Nick Renleuw.

 

Pihak sekolah dan orang tua murid menggelar pertemuan untuk membahas eksistensi SMA Kristen Kei Besar. Sejumlah rekomendasi pun dibuat untuk memperlancar proses belajar mengajar di sekolah yang sudah berusia 3 tahun itu.

Suasana pertemuan dengan ortu

Kepala SMA 1 Kei Besar Theo Kanubun, S.Pd saat pertemuan bersama orang tua murid (Foto: Tarsy Temorubun).

 

Elat (Yamtel), suaradamai.com - Keberadaan SMA Kristen Kei Besar adalah sebuah kebutuhan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk itu dukungan para pihak terutama orang tua murid adalah salah satu kunci untuk menghidupkan keberadaan SMA Kristen yang belokasi di Waurtahit ini.

Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SMA 1 Kei Besar, Theo Kanubun, S.Pd saat rapat bersama orang tua murid SMAK di Yamtel, Sabtu (10/8). Kaanubun juga berharap, SMAK Kei Besar bisa memperoleh izin operasional dari Dinas Pendidikan Provinsi Maluku dalam waktu dekat.

”SMA ini (SMA Kriaten) ada di sini untuk menyiapkan sumber daya anak-anak dan masa depan perkembangan pendidikan di sini. Jadi kuncinya harus ada dukungan dari orang tua dan masyarakat dari Yamtel, Waurtahit dan Nabheng. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita sudah mendapat izin operasional," ungkap Kanubun.

Sejumlah rekomendasi pun dibuat untuk memperlancar proses belajar mengajar di sekolah yang sudah berusia 3 tahun itu. Salah satu rekomendasinya adalah setiap anak yang tamatan SMP 9 Waurtahit diwajibkan masuk di SMA Kristen, kecuali mereka yang melanjutkan studinya di SMK.

Selain itu, Kepala Sekolah SMA 1 Kei Besar juga telah minta kesepakatan dan persetujuan orang tua dari 17 siswa yang saat ini sementara belajar di kelas 10 di SMA 1 Elat Kei Besar agar dalam waktu dekat Kepala Sekolah akan  kembalikan mereka untuk belajar di SMA Kristen Waurtahit.

Untuk memperlancar proses dan kebutuhan belajar mengajar di SMA tersebut, Kanubun berjanji akan mendatangkan 6 tenaga guru termasuk dirinya untuk membantu tenaga pengajar yang berasal dari SMP 9 Waurtahit.

Sementara itu, Ibu Atty Rumthe, salah satu dari orang tua murid, berharap agar keberadaan SMA Kristen di Kei Besar tetap dipertahankan. "Kami orang tua berharap agar sekolah ini tetap jalan, saya tidak setuju sekolah ini tutup," harap Ibu Atty.

Dukungan yang sama disampaikan orang tua murid lainnya, Hans Elkel. Secara khusus Hans berterima kasih atas perhatian, dukungan dan kerja keras Kepala SMA 1 Elat dalam komitmennya untuk mempertahankan keberadaan SMAK Kei Besar.

Senada dengan itu, Pdt. Dewi Marantika, S.Si brharap agar komitmen yang sudah menjadi kesepakatan orang tua tetap jalan, demi masa depan pendidikan di jazirah itu.

Dalam kesempatan itu secara aklamasi forum menyetujui dan menunjuk Marhten Metuduan yang juga pensiunan guru untuk menjabat sebagai Kepala Sekolah pada SMA Kristen Kei Besar yang berlokasi di Waurtahit.

Comments ()

Harapan Guru SMA Kristen Tual di HUT Ke-74

Print
Category: Pendidikan
User Rating:  / 0

 

Penulis: Gerry Ngamel, Editor: Nick Renleuw

 

Naraha berharap lewat momen HUT RI ke-74, pemerintah daerah lebih fokus pada peningkatan pembangunan di sektor pendidikan, terutama terkait perekrutan tenaga guru PNS lewat tes CPNS pada akhir tahun ini.

Guru

 Ilustrasi Guru. (Quipper.com)

 

Tual, suaradamai.com – Bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan Ke-74 RI, Erik Naraha, salah seorang staf guru pada SMA Kristen Tual menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah memusatkan perhatian lebih bagi pemerataan di sektor pendidikan.

“Ya, kita harus bersyukur karena perayaan HUT RI di Kota Tual kali ini sudah cukup meriah dan baik. Tetapi di tengah suasana kemerdekaan ini, masih ada yang kurang dalam dunia pendidikan, yakni tentang kurangnya jumlah guru PNS pada sekolah dan itu harus menjadi perhatian khusus pemerintah daerah,” ujar Erik Naraha saat diemui awak media ini di depan sekolah SMA Kristen Tual sesaat setelah pelaksanaan upacara peringatan HUT RI ke-74, Sabtu (17/8/19).

Menurut Naraha, beberapa sekolah yang ada di wilayah Kota Tual masih sangat membutuhkan tenaga guru Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pasalnya, hingga saat ini sekolah-sekolah tersebut, yang salah satunya adalah SMA Kristen Tual hanya menggunakan jasa tenaga guru honorer untuk mengisi mata pelajaran yang tidak ada guru PNS-nya .

Ia menambahkan, kurangnya tenaga guru PNS di sekolah-sekolah tersebut mengakibatkan pihak sekolah sering kewalahan dalam melakukan kegiatan persekolahan. Namun untuk mengisi kekosongan itu, pihak sekolah merekrut tenaga guru honorer, walaupun sebenarnya perekrutan itu dirasa berat mengingat keterbatasan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Tenaga guru honorer itu dirasa sangat berat, karena guru honor ini kan dibayar dengan dana BOS. Dan dana BOS itu disalurkan sesuai dengan jumlah siswa yang ada di sekolah tersebut. Jadi syukur bagi sekolah yang jumlah siswanya banyak, tetapi kalau bagi sekolah yang junlah siswanya sedikit, guru honor itu mau dibayar bagaimana,” jelasnya.

Untuk itu, sebagai tenaga pendidik, Naraha berharap, mudah–mudahan dengan momen pelaksanaan HUT ke-74 RI ini, pemerintah daerah lebih fokus pada peningkatan pembangunan di sektor pendidikan, terutama terkait perekrutan tenaga guru PNS lewat tes CPNS di akhir tahun ini. Dengan begitu, permasalahan tentang status guru dapat teratasi.

“Dengan adanya kekurangan tenaga guru pada beberapa sekolah ini, agar dapat direspon positif baik oleh Pemerintah Kota Tual maupun Pemerintah Provinsi Maluku. Pemerintah harus dapat memaksimalkan dengan baik jumlah kuota perekrutan CPNS tahap II tahun 2019, khususnya untuk tenaga pendidik,” tandasnya mengingatkan.

Comments ()

LPMP Maluku: Mutu Pendidikan di Malra Belum Capai Kriteria Keberhasilan

Print
Category: Pendidikan
User Rating:  / 0

 

Penulis: Piet Res. Editor: Nick Renleuw

 

Peningkatan dan penjaminan mutu pendidikan di Maluku Tenggara merupakan tanggungjawab setiap komponen di satuan pendidikan. Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malra diharapkan untuk semakin giat memajukan dunia pendidikan di Bumi Larvul Ngabal.

Penandatanganan Laporan Mutu Pendidikan di Malra

Ketua LPMP Provinsi Maluku H. Achli Jasmin ketika menandatangani Laporan Pemetaan Mutu Pendidikan Maluku Tenggara disaksikan Bupati Drs. M. Thaher Hanubun (Foto: Piet Res).

 

Langgur, suaradamai.com – Melalui pelaksanaan Diseminasi Pemetaan Mutu Pendidikan Dasar Hingga Menengah di Kabupaten Maluku Tenggara pada Selasa (06/07/19) lalu, ditemukan fakta bahwa mutu pendidikan dasar hingga menengah belum memuaskan. Sesuai dengan data yang diperoleh dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Maluku, rata-rata jenjang pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara berada pada Standar Nasional Pendidikan (SNP) 4.

Standar Nasional Pendidikan (SNP) merupakan ukuran kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah kesatuan Republik Indonesia. SNP terukur dari capaian pelaksanaan 8 standar pendidikan yakni, standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar pendidikan dan tenaga kependidikan, standar sarana prasarana (sarpra), standar pengelolaan, pembiayaan pendidikan, dan standar penilaian pendidikan.

Berdasarkan pada data yang diperoleh, diketahui bahwa progres pengiriman dasar Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) Maluku tahun 2018 sebesar 94,37 persen. Progress pengiriman data PMP sekolah di Kabupaten Maluku Tenggara tahun 2018 sebesar 98,12 persen. Angka ini diharapkan mencapai 100 persen tahun 2019.

Terdapat 3 sekolah dasar dan 1 Sekolah Menengah Pertama yang tidak mengirimkan data PMP. SD Naskat Yamtimur, SD Naskad Watlaar, SD Negri Yatwaf dan SMP negeri 9 Kei Besar tidak melakukan input data sehingga datanya tidak terbaca oleh sistim aplikasi LPMP.

Capaian SNP untuk Kabupaten Maluku Tenggara baik untuk jenjang SD, SMP, SMA dan SMK, menuju ke SNP 4. Hal ini berarti rata-rata jenjang pendidikan dasar hingga menengah di Maluku Tenggara telah melampaui standar pelayanan minimal SNP, yang ditetapkan secara nasional untuk semua daerah.

Tercatat Kabupaten Maluku Tenggara memiliki 213 sekolah mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Rinciannya, 142 SD, 47 SMP, 16 SMA dan 8 SMK. Capaian mutu pendidikan Maluku Tenggara ada pada SNP 4. Maka skor nilai ada pada hasil pemetaan mutu Kabupaten Maluku Tenggara berada pada range 5,71 - 6,6. Maluku Tenggara bisa dikatakan mencapai kriteria keberhasilan pendidikan jika capaian kita mencapai 6,7 - 7.

Capaian SNP jenjang SD tahun 2018, Maluku Tenggara berada pada SNP 4. Peringkat kedua setelah kota Ambon. Dari capaian 8 standar, nilai yang paling rendah ada pada standar sarpras, standar pendidik dan tenaga kependidikan. Sementara standar proses adalah capaian tertinggi.

Untuk SMP Maluku Tenggara menuju SNP 4. Urutan ke-6 setelah Kota Tual, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Bursel, Kabupaten Maluku Tengah dan Kota Ambon. Standar sarpras dan standar pendidik berada pada nilai terendah yakni 3,1 dan 3,2 atau dengan kata lain di bawah Standar Penilaian Minimal (SPM).

Untuk tingkat SMA berada pada capaian SNP 4 tetapi turun ke peringkat 10 di provinsi Maluku dengan capaian nilai 5,34. Standar sarpras dan tenaga kependidikan masih mencapai nilai terendah. Sementara strandar proses mencapai nilai tertinggi.

Sedikit berbeda, capaian standar SMK menuju capaian SNP 4 dan berada pada nomor urut ke-8 setelah Maluku Tengah, SBB, Aru, Kepulauan Tanimbar, Kota Tual, Buruh Selatan dan Kota Ambon. Lagi-lagi sarpras dan tenaga kependidikan mencapai nilai terendah dan standar proses ada pada capaian tertinggi.

Berdasarkan hasil analisis, permasalahan pendidikan yang di dapat di Maluku Tenggara masih berkutat pada: pengajaran yang masih belum mengarah pada bakat, minat dan kemampuan peserta didik. Kualifikasi pendidikan guru tidak selaras dengan mata pelajaran yang diampuh, guru belum memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar pengajaran dan belum tersertifikasi sebaga pendidik.

Selain itu, ketersediaan kondisi sarpras yang menunjang proses pembelajaran belum memadai, kegiatan literasi yang dilaksanakan masih terbatas pada pembiasaan membaca 15 menit sebelum memulai pembelajaran, belum terintegrasi dalam perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran. Juga kompetensi pedagogi guru masih rendah. Hal ini diperparah dengan penyebaran guru yang belum merata.

Comments ()

BERITA TERKINI

Menjadi Pahlawan Masa Kini untuk Kei

Advertorial
on Rabu, 13 November 2019
Menjadi Pahlawan Masa Kini untuk Kei

  Menjadi pahlawan berarti berani mendobrak ketidakadilan dan ketidakberesan yang terjadi di sekitar kita. Dalam konteks Kepulauan Kei, persoalan lingkungan hidup dan klaim hak adat kiranya merup...

Polda Maluku Utamakan Sinergitas dengan TNI

Hukum & Kriminal
on Rabu, 13 November 2019
Polda Maluku Utamakan Sinergitas dengan TNI

  Korps Brimob juga dikenal sebagai salah satu unit tertua yang ada di dalam organisasi Polri.   Ambon, suaradamai.com – Di usia yang ke-74 Satuan Brimob Polda Maluku mengutamakan sinergitas...

Kesbangpol Tual Kritisi Transparansi Pengelolaan B...

Politik
on Rabu, 13 November 2019
Kesbangpol Tual Kritisi Transparansi Pengelolaan Bankeu Parpol

  Berdasarkan regulasi dan niat mendorong kepercayaan masyarakat, partai politik dituntut untuk mandiri dan meningkatkan integritas, profesionalitas dan akuntabilitas yang dilakukan secara lebih...

Aprindo Gelar Munas VII, Raubun Hadir Wakili DPD P...

Nasional
on Rabu, 13 November 2019
Aprindo Gelar Munas VII, Raubun Hadir Wakili DPD Papua

  Munas Aprindo VII diikuti 119 peserta yang merupakan perwakilan dari DPP, DPD dan DPC se-Indonesia. DPD Aprindo Papua mengutus Tajudin Raubun (Ketua) dan Aryanto Nugroho (Bendahara) untuk hadir...

Selayang Pandang Tarian Talang, Kreasi Seni Tari K...

Peristiwa Budaya
on Rabu, 13 November 2019
Selayang Pandang Tarian Talang, Kreasi Seni Tari Khas Ohoi Evu

  Masyarakat suku bangsa Kei memiliki banyak corak seni tari. Saryat, Sosoi, Temar Rubil dan lainnya merupakan tarian yang umum ditemukan dan dipraktekan. Selain itu, beberapa ohoi bahkan lahir d...

Buka Festival Seni Qasidah, Gubernur Sampaikan Emp...

Sosial
on Rabu, 13 November 2019
Buka Festival Seni Qasidah, Gubernur Sampaikan Empat Pesan

  Suara atau irama merdu saat menyanyikan lagu qasidah akan membangkitkan gairah hidup untuk bekerja dan berkarya.   Suasana pembukaan Festival Seni Qasidah di Islamic Center, Ambon. (13/11/...

Puskesmas dan Tenaga Kesehatan Kota Tual Terima Pe...

Kota Tual
on Rabu, 13 November 2019
Puskesmas dan Tenaga Kesehatan Kota Tual Terima Penghargaan

  Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi instansi dan tenaga kesehatan di Kota Tual untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap warga masyarakat.   Wakil Pimpinan Sementara DP...

Dinkes Tual Gelar Upacara HKN, Stunting dan JKN Ja...

Kesehatan
on Rabu, 13 November 2019
Dinkes Tual Gelar Upacara HKN, Stunting dan JKN Jadi Isu Utama

  Perhatian pemerintah dalam kurun waktu lima tahun mendatang akan diprioritaskan pada pembangunan sumber daya manusia. Wakil Wali Kota Tual Usman Tamnge bertindak sebagai Inspektur Upacara pada...

Masyarakat Maluku Dihimbau Terapkan Perilaku Hidup...

Kesehatan
on Rabu, 13 November 2019
Masyarakat Maluku Dihimbau Terapkan Perilaku Hidup Sehat

  Dengan menerapkan perilaku hidup sehat, perwujudan SDM Unggul Indonesia Maju dapat tercapai. Suasana upacara peringatan HKN ke-55 tahun 2019 yang dipusatkan di halaman Kantor Dinas Kesehatan Pr...

Survei Akreditasi SNARS Edisi I di RSUD Karel Sads...

Kesehatan
on Selasa, 12 November 2019
Survei Akreditasi SNARS Edisi I di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur

  Melalui kegiatan akreditasi ini, RSUD Karel Sadsuitubun Langgur telah berkomitmen untuk melaksanakan Akreditasi Rumah Sakit SNAR edisi pertama dan akan terus berusaha untuk memenuhi persyaratan...

Bahas Proyek Strategis, Gubernur Maluku Gandeng Bu...

Pemerintahan
on Selasa, 12 November 2019
Bahas Proyek Strategis, Gubernur Maluku Gandeng Bupati/Wali Kota Temui Menhub

  Provinsi Maluku mendapat kesempatan berharga untuk rapat bersama Kementerian Perhubungan RI dan sejumlah pejabat instansi terkait lainnya guna menyampaikan aspirasi dan kebutuhan daerah. Gubern...

Pengelola Dana Desa Dilaporkan. Inspektorat Tual:...

Kota Tual
on Senin, 11 November 2019
Pengelola Dana Desa Dilaporkan. Inspektorat Tual: Jangan Salahkan dan Anggap Masyarakat Musuh

  Dana Desa adalah hak masyarakat desa. Oleh karena itu, masyarakat desa berhak dan wajib mengawasi penggunaan dana desa. Aduan masyarakat terkait pengelolaan dana desa merupakan bentuk pengawasa...

Ruas Jalan Tamngil – Kilwat Rusak Parah

Ekonomi & Pembangunan
on Senin, 11 November 2019
Ruas Jalan Tamngil – Kilwat Rusak Parah

  Yang lebih parah, kurang lebih enam tahun digusur, ruas jalan Sather ke Kilwat belum ada peningkatan atau diaspal. Salah satu ruas jalan Tamngil – Weduar. (Foto. Tarsy Temorubun)   Elat, s...

Gerakan Tanam Cabai Jadi Solusi Tekan Inflasi

Ekonomi & Pembangunan
on Senin, 11 November 2019
Gerakan Tanam Cabai Jadi Solusi Tekan Inflasi

      Ambon, suaradamai.com  – Sebuah gebrakan anyar kini dilakukan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Maluku dengan menggagas gerakan tanam cabai di pekarangan rumah.&n...

Si Jago Merah Lalap Lima Rumah Warga Watdek

Hukum & Kriminal
on Senin, 11 November 2019
Si Jago Merah Lalap Lima Rumah Warga Watdek

  Api menjalar cepat dan meluluhlantakkan lima rumah milik warga masing-masing atas nama Galib Rumlus, Budi Susanto, Ambarak Albram, Kahar Nadja dan Faizal Jafar Alkatiri. Selain itu, terdapat ju...

Ratusan Pemuda Kepulauan Kei Arak Bendera Merah Pu...

Sosial
on Senin, 11 November 2019
Ratusan Pemuda Kepulauan Kei Arak Bendera Merah Putih 350 Meter

  Pergelaran ini diharapkan dapat menghilangkan stigma negatif tentang pemuda/i khususnya di wilayah Kepulauan Kei. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat nasionalism...

Wali Kota Tual Pimpin Peringatan Hari Pahlawan

Kota Tual
on Minggu, 10 November 2019
Wali Kota Tual Pimpin Peringatan Hari Pahlawan

  “Menjadi Pahlawan Masa Kini dapat dilakukan oleh siapapun Warga Negara Indonesia, dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak mela...

Ubro: Sejumlah Kendala Hambat Hasil Produksi Perik...

Ekonomi & Pembangunan
on Minggu, 10 November 2019
Ubro: Sejumlah Kendala Hambat Hasil Produksi Perikanan Malra

  Hambatan tersebut antara lain terkait masalah kelembagaan kelompok nelayan yang tak pasti, sumber daya manusia yang terbatas, lingkungan laut yang tercemar oleh pembuangan limbah, kondisi iklim...

Produksi Perikanan Maluku Tenggara Ditargetkan Cap...

Ekonomi & Pembangunan
on Minggu, 10 November 2019
Produksi Perikanan Maluku Tenggara Ditargetkan Capai 112 Ribu Ton

  Realisasi produksi perikanan Maluku Tenggara sampai dengan triwulan kedua dan bulan Agustus 2019 sudah mencapai 81.324, 986 ton dari target 112.300,59 ton. Ikan yang dijual di Pasar Langgur (Fo...

Lanud Dumatubun Gelar Upacara Taptu dan Pawai Obor...

Hukum & Kriminal
on Minggu, 10 November 2019
Lanud Dumatubun Gelar Upacara Taptu dan Pawai Obor Sambut Hari Pahlawan

  Upacara Taptu (Penetapan Waktu) dan Pawai Obor merupakan bagian yang tak terpisahkan menjelang peringatan Hari Pahlawan setiap tanggal 10 November. Suasana Upacara Taptu dan Pawai Obor yang dig...

«
||
»

BUDAYA KITA

Selayang Pandang Tarian Talang, Kreasi Seni Tari K...

Peristiwa Budaya
on Rabu, 13 November 2019
Selayang Pandang Tarian Talang, Kreasi Seni Tari Khas Ohoi Evu

  Masyarakat suku bangsa Kei memiliki banyak corak seni tari. Saryat, Sosoi, Temar Rubil dan lainnya merupakan tarian yang umum ditemukan dan dipraktekan. Selain itu, beberapa ohoi bahkan lahir d...

Vakum 20 Tahun, dalam Waktu Dekat Raja Ub Ohoi Fak...

Peristiwa Budaya
on Rabu, 06 November 2019
Vakum 20 Tahun, dalam Waktu Dekat Raja Ub Ohoi Fak Akan Dinobatkan

  Ratschap Ub Ohoi Fak membawahi 24 ohoi. Berdasarkan aturan adat yang dipertegas Perda 03, fungsi dan peranan raja sangat penting dalam merekomendasikan kepala ohoi. Suasana pertemuan panitia pe...

Penobatan Rat Kirkes ke XVI di Tengah Momentum Har...

Peristiwa Budaya
on Senin, 28 Oktober 2019
Penobatan Rat Kirkes ke XVI di Tengah Momentum Hari Sumpah Pemuda

  Proses penobatan berlangsung khidmat.   Langgur, suaradamai.com – Berkenaan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 91, Agung Renwarin dinobatkan sebagai Rat Kirkes ke XVI (16) Ratschap Ib...

Vakum Dua Tahun, Raja Kat El Dikukuhkan dalam Wakt...

Peristiwa Budaya
on Selasa, 24 September 2019
Vakum Dua Tahun, Raja Kat El Dikukuhkan dalam Waktu Dekat

  Berdasarkan sejarah Hukum Larvul, Raja Raschap Mer Ohoi Nean akan dikukuhkan oleh Raja Bal Du Wahadat dari Dullah. Pemasangan Gelang Mas Kei kepada Ketua Ikatan Maskei Papua oleh Raja Fer Drs....

Ketua Dewan Adat Tanggapi Napak Tilas Perjalanan N...

Peristiwa Budaya
on Sabtu, 14 September 2019
Ketua Dewan Adat Tanggapi Napak Tilas Perjalanan Nen Dit Sakmas

  Lembaga Dewan Adat Rat Ur Siu, Lor Lim dan Lor Labai merupakan benteng terakhir penjaga kelestarian adat Evav. Hakim dari setiap penyimpangan dan pelanggaran terhadap hukum adat Larvul Ngabal....

Orang Kei Harus Aktualisasikan Nilai Hidup Nen Dit...

Asal Usul
on Rabu, 11 September 2019
Orang Kei Harus Aktualisasikan Nilai Hidup Nen Dit Sakmas

  Tingginya nilai luhur dan martabat perempuan Kei tercermin dalam diri Nen Dit Sakmas. Pelaksanaan Napak Tilas Perjalanan Nen Dit Sakmas merupakan aktualisasi dari penghargaan terhadap tingginya...

Tentang Perdebatan Seputar Khazanah Pakaian Adat E...

Asal Usul
on Selasa, 10 September 2019
Tentang Perdebatan Seputar Khazanah Pakaian Adat Evav

  Pakaian adat dipahami sebagai kostum yang mengekspresikan identitas yang biasanya dikaitkandengan wilayah geografis atau periode waktu dalam sejarah. Perdebatan terkait corak pakaian adat Evav...

Napak Tilas Perjalanan Nen Dit Sakmas: Antara Duku...

Peristiwa Budaya
on Jumat, 06 September 2019
Napak Tilas Perjalanan Nen Dit Sakmas: Antara Dukungan dan Kritik

  Napak Tilas Perjalanan Nen Dit Sakmas merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah bagi pelestarian kearifan lokal budaya Suku Bangsa Kei. Sebuah maha karya yang dihasilkan pemerintah daerah Kab...

Tim Safari Adat Pemkot Tual Kunjungi Desa Fiditan

Peristiwa Budaya
on Jumat, 23 Agustus 2019
Tim Safari Adat Pemkot Tual Kunjungi Desa Fiditan

  Penulis: Gerry Ngamel. Editor: Nick Renleuw.   “Saya janji tidak akan memberikan rekomendasi pecalonan bagi marga lain yang bukan punya hak. Khususnya untuk Desa Fiditan, selain marga Raha...

Pengertian, Fungsi, dan Peranan Voma

Asal Usul
on Rabu, 07 Agustus 2019
Pengertian, Fungsi, dan Peranan Voma

  Pengangkatan sesajen bagi leluhur di Woma El Fangvur, Langgur.   Suatu ketika sekelompok masyarakat bertemu satu sama lain dan sepakat membentuk ohoi. Kebutuhan pertama mereka adalah tempa...

Konsisten! Safari Adat Pemkot Tual Berlanjut di De...

Peristiwa Budaya
on Senin, 05 Agustus 2019
Konsisten! Safari Adat Pemkot Tual Berlanjut di Desa Tamedan

  Penulis: Gerry Ngamel. Editor: Nick Renleuw   Safari Adat adalah salah satu upaya Pemkot Tual dalam memulihkan kembali tatanan adat dalam masyarakat. Program ini diharapkan dapat memperkua...

Raja Yarbadang Dukung Penuh Misi Safari Adat Pemko...

Peristiwa Budaya
on Kamis, 25 Juli 2019
Raja Yarbadang Dukung Penuh Misi Safari Adat Pemkot Tual

  Penulis: Gerry Ngamel. Editor: Nick Renleuw. Walikota Tual Adam Rahayaan dan Wakil Walikota Tual Usman Tamnge bersama para Rat/Raja. (Foto: Gerry Ngamel)   Langgur (Tetoat), suaradamai.com...

Safari Adat Wujud Pengembalian Wibawa Para Raja

Peristiwa Budaya
on Rabu, 24 Juli 2019
Safari Adat Wujud Pengembalian Wibawa Para Raja

  Reporter: Gerry Ngamel. Editor: Nick Renleuw   Keempat Rat (Raja) yang wilayahnya berada dalam lingkungan Pemerintahan Kota Tual didampingi Walikota Tual Adam Rahayaan dan Wakil Walikota T...

Menggali Makna Meti Kei dan Met Ef

Asal Usul
on Senin, 22 Juli 2019
Menggali Makna Meti Kei dan Met Ef

  Rat Yab Ratchap Oholim Tahit Patris Renwarin   Istilah Meti Kei dan Met Ef masih menjadi perdebatan, mana yang tepat mana yang keliru. Untuk memberi kepastian, Suaradamai.com mewawancarai...

Misil Masal "It Foeng Fo Kut, It Fau Fo Bangl...

Misil Masal
on Minggu, 21 Juli 2019
Misil Masal "It Foeng Fo Kut, It Fau Fo Banglu"

  Pemerhati Adat, Robert Remetwa   Berucap dan mendengar ayat tersebut bagi orang yang paham Bahasa Kei akan berpikir pada suasana perang. Memang benar, bahwa perang di Kei zaman dulu, para...

Rayakan Valentine's Day, Tim Kreatif ULDNE Pamer B...

Peristiwa Budaya
on Senin, 18 Februari 2019
Rayakan Valentine's Day, Tim Kreatif ULDNE Pamer Budaya Kei Era 1940an

  Penulis Gerry Ngamel, penyunting Linus Remetwa Para Wanita berpose di depan tempat pameran   Langgur (Ngilngof), suaradamai.com – Kali ini ada yang unik dari perayaan Valentine’s Day tahun...

Angkat Tradisi Kei yang Hilang, Ohoi Loon Bisa Jad...

Peristiwa Budaya
on Selasa, 05 Februari 2019
Angkat Tradisi Kei yang Hilang, Ohoi Loon Bisa Jadi Contoh

Penulis Gerry Ngamel, penyunting Linus Remetwa   Mulai dari persiapan, penyampaian undangan, cara memasak, alat makan, makanan, gaya makan, dan prosesi pengukuhan, menggunakan kebiasaan orang tua...

Dewan Adat Kei Desak Penerbit Tarik dari Peredaran...

Peristiwa Budaya
on Selasa, 02 Oktober 2018
Dewan Adat Kei Desak Penerbit Tarik dari Peredaran, Buku Larvul Ngabal

Langgur, suaradamai.com - Ketua Dewan Adat Rat Ursiuw Rat Lorlim Kepulauan Kei (Dewan Adat Kei) Drs. Hi. Abdul Hamid Rahayaan mendesak kepada penerbit agar menarik buku berjudul “Larvul Ngabal: Anasir...

«
||
»

Maluku Tenggara

Plus Minus Satu Tahun Kepemimpinan MTH-PB di Malra

Maluku Tenggara
on Jumat, 08 November 2019
Plus Minus Satu Tahun Kepemimpinan MTH-PB di Malra

  Setahun kepemimpinan MTH-PB saat ini cukup banyak menuai perubahan ke arah yang lebih baik dan disertai dengan penghargaan atas kesuksesan yang dicapai. Kendati demikian, harus diakui bahwa mas...

OJK Maluku Gelar Rapat Evaluasi Program Kerja TPAK...

Maluku Tenggara
on Kamis, 07 November 2019
OJK Maluku Gelar Rapat Evaluasi Program Kerja TPAKD Malra

  Rapat evaluasi TPA di Kabupaten Maluku Tenggara ini dimaksudkan guna memonitoring dan mengevaluasi kembali program-program kerja yang telah dilakukan TPAKD Malra di tahun 2018-2019 yakni simpan...

Gempita Dies Natalis SYT. Bupati Thaher: Terima Ka...

Maluku Tenggara
on Rabu, 30 Oktober 2019
Gempita Dies Natalis SYT. Bupati Thaher: Terima Kasih Seminari Langgur

  Kehadiran Seminari Santo Yudas Thadeus di Tanah Kei telah memberikan warna tersendiri bagi posisi Kota Langgur di mata dunia. Dengan melahirkan manusia yang berkualitas dalam berbagai dimensi s...

Bupati Hanubun: Pluralisme Merupakan Kekuatan yang...

Maluku Tenggara
on Sabtu, 19 Oktober 2019
Bupati Hanubun: Pluralisme Merupakan Kekuatan yang Mempersatukan

  Pluralitas merupakan kekuatan yang mempersatuan. Hal ini sejak lama telah disadari oleh para pendiri bangsa Indonesia. Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika merupakan dasar yang mendukung...

Dinkes Malra Terus Upayakan Sosialisasi Resiko Pen...

Maluku Tenggara
on Rabu, 16 Oktober 2019
Dinkes Malra Terus Upayakan Sosialisasi Resiko Penularan HIV/AIDS

  Berdasarkan data akumulasi dari tahun 1994 hingga September 2019, jumlah masyarakat Maluku Tenggara yang terinfeksi penyakit HIV/AIDS adalah sebanyak 726 jiwa. Suasana rapat antara Bupati Malra...

Sayonara Maluku Tenggara

Maluku Tenggara
on Jumat, 11 Oktober 2019
Sayonara Maluku Tenggara

  Selama ini oleh pemerintah pusat disinyalir masih mengidentikkan Kabupaten Maluku Tenggara dengan Kota Tual sebagai ibukota kabupaten. Hal ini dalam banyak hal sangat merugikan Kabupaten Maluku...

Bupati: Perubahan Nama Maluku Tenggara Adalah Kebi...

Maluku Tenggara
on Kamis, 10 Oktober 2019
Bupati: Perubahan Nama Maluku Tenggara Adalah Kebijakan Progresif Antisipatif

  Menurut Hanubun, berbagai pandangan yang dikemukakan, baik yang menyetujui maupun yang tidak menyetujui, adalah sebuah proses dinamika untuk mewujudkan sebuah kemajuan, bukan upaya mengesamping...

Hanubun Lantik 14 Pejabat Administrator dan Pengaw...

Maluku Tenggara
on Kamis, 10 Oktober 2019
Hanubun Lantik 14 Pejabat Administrator dan Pengawas Lingkup Pemkab Malra

  Pelantikan ini merupakan kepentingan daerah dalam rangka peningkatan kinerja pelayanan masyarakat, dan bukan sekadar penempatan figur-figur pejabat jenjang jabatan yang mementingkan kepentingan...

Wabup Malra Buka Bimtek Peningkatan Kompetensi Apa...

Maluku Tenggara
on Minggu, 06 Oktober 2019
Wabup Malra Buka Bimtek Peningkatan Kompetensi Aparatur Disdukcapil

  Administrasi kependudukan perlu didukung dengan strategi pelaksanaan dan penganggaran guna mendorong kebijakan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal pemerintah.Sehubungan dengan hal tersebut...

Thaher: Berbeda Hanya Ketika Masuk Rumah Ibadah. S...

Maluku Tenggara
on Rabu, 02 Oktober 2019
Thaher: Berbeda Hanya Ketika Masuk Rumah Ibadah. Selebihnya Kita Satu

  Budaya maren merupakan warisan leluhur yang mempersatukan perbedaan. Melalui budaya maren setiap sekat perbedaan menjadi tidak berarti. Diharapkan melalui momen bakti sosial di Masjid Ohoi Mast...

Pemkab Malra Benahi Pasar Ikan Langgur

Maluku Tenggara
on Senin, 30 September 2019
Pemkab Malra Benahi Pasar Ikan Langgur

  Pemkab Malra melalui Disperindag sementara berupaya membenahi Pasar Ikan Langgur lewat pengerjaan saluran pembuangan limbah dan pengadaan sejumlah fasilitas pendukung. Meski demikian, diharapka...

Dinas Lingkungan Hidup Malra Berdayakan Sampah Jad...

Maluku Tenggara
on Rabu, 25 September 2019
Dinas Lingkungan Hidup Malra Berdayakan Sampah Jadi Pupuk

  Masyarakat diharapkan dapat memilah antara sampah organik dan sampah anorganik sejak dari rumah tangga. Nantinya sampah organik akan diolah kembali menjadi pupuk sehingga dapat mengurangi pasok...

Dinas Perikanan Malra Gelar Pelatihan dan Pendampi...

Maluku Tenggara
on Minggu, 22 September 2019
Dinas Perikanan Malra Gelar Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Ikan bagi 68 Nelayan

  Para nelayan peserta pelatihan dan pendampingan akan diberikan sertifikasi sebagai jaminan bahwa produk mereka telah melewati 18 fase yang dipersyaratkan Dinas Perikanan Malra. Suasana Pelatiha...

PKK Malra Dukung Pengembangan Pariwisata Kelapa Mi...

Maluku Tenggara
on Minggu, 22 September 2019
PKK Malra Dukung Pengembangan Pariwisata Kelapa Miring

  Apresiasi yang tinggi patut diberikan kepada tim penggerak PKK Malra dan Pemerintah Ohoi Wab Ngufar melalui program pengembangan pariwisata. Upaya ini diharapkan kelak semakin menjadi acuan dal...

Hanubun: Pengajaran Nen Dit Sakmas Menjadi Akar Hu...

Maluku Tenggara
on Minggu, 08 September 2019
Hanubun: Pengajaran Nen Dit Sakmas Menjadi Akar Hukum Larvul Ngabal

  Pengajaran Nen Dit Sakmas menjadi fondasi bagi Hukum Adat Larvul Ngabal yang telah merasuki sendi-sendi hidup orang Kei jauh sebelum hukum positif negara ini dibentuk dan sebelum agama dikenal....

PKK Malra Inisiasi Gerakan Revitalisasi Harkat dan...

Maluku Tenggara
on Selasa, 03 September 2019
PKK Malra Inisiasi Gerakan Revitalisasi Harkat dan Martabat Perempuan Kei

  Kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat kembali jati diri vat-vat Evav yang kini hilang, serta menceritakan perjalanan Nen Dit Sakmas sebagai pencetus Hukum Larvul Ngabal. Ketua Tim Penggerak P...

Pemda Malra Alami Peningkatan Pendapatan Daerah Se...

Maluku Tenggara
on Kamis, 29 Agustus 2019
Pemda Malra Alami Peningkatan Pendapatan Daerah Sebesar 0,75 Persen

  Penulis: Piet Res. Editor: Nick Renleuw.   Catatan peningkatan pendapatan daerah Kabupaten Maluku Tenggara mencapai angka Rp. 951,45 milyar (0,75 persen). Sejalan dengan kenaikan pendapata...

Bupati Malra: Birokrasi Pemerintahan Harus Tangguh...

Maluku Tenggara
on Minggu, 25 Agustus 2019
Bupati Malra: Birokrasi Pemerintahan Harus Tangguh Kelola Kearsipan

  Penulis: Piet Res. Editor: Nick Renleuw.   Aparatur birokrasi harus mampu menjadi pelopor pertanggungjawaban arsip dan kearsipan dalam proses manajemen pemerintahan dan pembangunan di ling...

Bupati Thaher Ajak Pemuda Bangun Maluku Tenggara

Maluku Tenggara
on Selasa, 20 Agustus 2019
Bupati Thaher Ajak Pemuda Bangun Maluku Tenggara

  Penulis: Piet Res. Editor: Nick Renleuw.   Momen peringatan HUT ke-74 kemerdekaan dimaknai dengan upaya mengejar ketertinggalan di Malra. Ditandai dengan pelaksanaan upacara detik-detik pr...

Pemkab Malra Upayakan Pengembangan Perwilayahan Ko...

Maluku Tenggara
on Senin, 19 Agustus 2019
Pemkab Malra Upayakan Pengembangan Perwilayahan Komoditas Pertanian

  Penulis: Nela Lobya. Editor: Nick Renleuw.   Pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Maluku Tenggara merupakan kebutuhan daerah dalam mencukupi kebutuhan pangan masyarakat. Upaya pemenu...

«
||
»

e-Paper Majalah & Pilar Timur

Tentang Kami