Kodim 1503/Tual Gelar Pembinaan Wasbang dan Out Bond di SMAN 3 Tual

Category: Pendidikan

 

Reporter Gerry Ngamel, editor Linus Remetwa

Kodim 1503 Tual 2

Suasana out bond di luar kelas. (Foto. Sertu La Beby)

 

Tual, suaradamai.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 1503/Tual menggelar kegiatan Pembinaan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Out Bond bagi para siswa/i SMA Negeri 3 Tual, Senin (27/519) pagi. Kegiatan yang melibatkan unsur Kodim-1503, Koramil-01 Tual, staf pengajar dan para siswa/i, diawali dengan upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Dandim 1503 Tual, Letkol. Arh. Yoyo Karyo.

Pantauan Media ini, usai pelaksanaan upacara bendera, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian kelompok. Siswa/i dibagi dalam lima kelompok, masing-masing didampingi oleh pembina dari Kodim-1503 dan Koramil-01 Tual.

Seklanjutnya kegiatan dilaksanakan secara terpisah di ruangan yang berbeda dalam waktu yang sama. Pemberian materi dilaksanakan di ruangan belajar, sedangkan kegiatan outbond di lapangan upacara.

Kodim 1503 Tual 4

Suasana pemberian materi di dalam kelas. (Foto. Sertu La Beby)

 

Adapun materi pembinaan yang disampaikan meliputi penanaman nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila sebagai ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Undang-Undang Dasar 1945. Selain itu juga para siswa diberikan materi kedisplinan, moral dan etika. Kegiatan out bond yang dilaksanakan berupa permainan yang menuntut siswa/i menjawab pertanyaan terkait nilai-nilai kebangsaan dan nasional.

Meski terpapar terik matahari, para siswa sangat antusias mengikuti setiap materi dan kegiatan outbond yang diberikan.

Dandim 1503/Tual, Letkol. Arh. Yoyo Karyo saat ditemui di sela-sela kegiatan mengatakan, wawasan kebangsaan merupakan kegiatan peningkatan kesadaran masyarakat akan nilai-nilai luhur budaya bangsa, khususnya untuk membangkitkan rasa dan semangat kebangsaan di kalangan pelajar. Hal ini dimaksudkan bahwa sebagai anak bangsa, para pelajar harus mampu memahami dan mengamalkan setiap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan buti-butir Pancasila.

Lebih lanjut Dandim katakan, wawasan kebangsaan saat ini sudah mulai memudar. Hal ini tentu dapat terlihat dari beberapa indikasi seperti rusaknya lingkungan hidup serta merebaknya penyakit masyarakat, seperti judi, pornografi, pornoaksi, narkoba dan kriminalitas. Di samping itu ancaman terhadap wawasan kebangsaan yang terjadi, mulai dari lemahnya penghayatan nilai-nilai agama, kurangnya kemajemukan bangsa serta memudarnya penghayatan budaya lokal dalam menyaring modernisasi yang berbau negatif.

Menyikapi kondisi-kondisi tersebut maka menurut Dandim, pemberian materi wawasan kebangsaan tentu merupakan cara yang tepat agar siswa-siswi mengetahui dan memahami sejak dini pentingnya mengamalkan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bertanah air setiap saatnya. “Yang dilaksanakan di SMA Negeri 3 saat ini, tujuan utamanya adalah untuk memberikan porsi yang mana kami menanamkan jiwa kebangsaan dan nasionalis serta rasa cinta tanah air bagi para pelajar. Hal ini sangat penting sekali karena mereka adalah harapan-harapan bangsa yang justru tidak mengetahui bagaimana dia bisa melaksanakan kegiatan-kegiatan, terutama yang berkaitan dengan rasa nasionalisme,” ujarnya.

Kodim 1503 Tual 3

Kiri ke kanan: Kepala Sekolah SMA N 3 Tual Samuel Balubun, salah satu siswi, Dandim 1503/Tual Letkol. Arh. Yoyo Karyo, dan salah satu anggota TNI. (Foto. Sertu La Beby)

 

Dandim menambahkan, sebagai abdi negara yang berpegang teguh dalam mempertahankan kesatuan Bhineka Tungggal Ika, maka TNI Angkatan Darat dalam pelaksanaan program kerjanya, khusus di bidang teritorial yang dilaksanakan dari tingkat pusat sampai di satuan tingkat bawah, Kodim dan Koramil melalui program kegiatan pembinaan Wawasan Kebangsaan yang ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia, salah satunya adalah pelajar atau siswa, baik dari tingkat SD, SMP, sampai ke tingkat SMA diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempertahankan keutuhan dan kedaulatan bangsa Indonesia dalam bingkai Pancasila.

Program pembinaan ini adalah kegiatan yang baru ada di jajaran TNI Angkatan Darat. Kodim 1503/Tual baru pertama kali melaksanakannya, dimulai dari SMAN 3 Tual. “Kegiatan ini sudah menjadi program rutinitas yang akan dijalankan pada setiap bulannya. Rencananya kami akan berkeliling ke SMA-SMA yang ada di wilayah Maluku Tenggara, Kota Tual serta Kepulauan Aru, yang mana ketiga wilayah ini sesuai dengan wilayah kerja kami,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Dandim berharap bahwa dengan dilaksanakannnya kegiatan ini, para pelajar memiliki rasa cinta tanah air, rasa nasionalis, dan kebangsaan, karena mereka adalah pemegang tongkat estafet pembangunan bangsa.

“Sebagai pelajar tentu tugas utamanya adalah belajar, untuk itu belajarlah dengan baik, disiplin waktu, taat kepada aturan sekolah serta staf-staf pengajar yang ada karena dengan begitu akan menunjang masa depan kalian. Saya perlu tegaskan bahwa masa depan kalian ada di tangan anda sendiri, bukan orang lain. Sekolah ini awal bagaimana meningkatkan disiplin dan rasa cinta tanah air sehingga nantinya kalian akan mampu meraih cita-cita yang diinginkan,” pesannya kepada para siswa.

 

Berita lainnya:

- Di Balik Status Facebook Viral Sang Artis Rusak SMA Saka

- Tangani Kesenjangan Pendidikan Kei Besar, PKBM Fet Kubni Bersama Pemkab Malra Gelar Diklat

- Almamater Terpuruk, Alumni 04 Buat Terobosan

- Peduli Pendidikan Kei, Alumni Seminari Bentuk GKC